WHO: Stres di Tempat Kerja Termasuk Masalah Medis (Foto: gettyimages)
WHO: Stres di Tempat Kerja Termasuk Masalah Medis (Foto: gettyimages)

WHO: Stres di Tempat Kerja Termasuk Masalah Medis

Rona stres
Torie Natalova • 01 Juni 2019 08:00
Jakarta: The World Health Organization (WHO) secara resmi telah mengklasifikasikan kejenuhan bekerja atau stres di tempat kerja sebagai diagnosis medis. Kejenuhan bekerja kronis atau disebut job burnout didefinisikan sebagai stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikendalikan.
 
Secara khusus, dokter perlu mengesampingkan gangguan penyesuaian, kecemasan, stres dan gangguan suasana hati sebelum mendiagnosis mereka yang stres pada pekerjaan.
 
Job burnout adalah sindrom yang berasal dari stres di tempat kerja kronis. Sulit untuk mengatakan seberapa umum kelelahan itu. Sementara, beberapa data menunjukkan prevalensi dalam kisaran 60 persen, sedangkan analisis terbaru menunjukkan kelelahan itu di kisaran 0-80 persen. Variasi ini kemungkinan disebabkan oleh banyak cara yang berbeda di mana kelelahan didefinisikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tanda dan gejala job burnout
 
Berdasarkan buku pedoman WHO terkait kejenuhan kerja kronis, ada tiga gejala utama kejenuhan kerja kronis, yaitu perasaan kehabisan energi atau kelelahan, perasaan negativisme atau sinisme yang terkai dengan pekerjaan, mengurangi keberhasilan para profesional.
 
Pedoman WHO tersebut juga mengatakan bahwa diagnosis kejenuhan hanya dapat diterapkan pada situasi kerja dan bukan pada bagian lain dalam hidup Anda.
 
Menurut psikolog klinis John Mayer, kunci untuk mengobati kelelahan adalah mencoba untuk menghilangkan penderita dari sumber stres dan pasien dapat melakukan ini sementara atau secara permanen. Namun, ini bisa saja sulit dilakukan karena sumber stres yakni tempat kerja merupakan sumber penghasilan Anda.
 
Biasanya, seringkali psikolog menyarankan untuk istirahat sejenak dari pekerjaan jika jenuh mulai melanda. Anda juga bisa menentukan waktu di mana Anda tidak tenggelam dalam pekerjaan atau hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan.
 
Jika kondisi ini terus berlanjut, Anda bisa membicarakan dengan pihak tempat kerja Anda untuk memberikan semangat, motivasi, pengurangan stres di tempat kerja atau mempertimbangkan pemindahan pekerjaan jika memungkinkan.
 
Jika Anda menduga bahwa Anda sedang mengalami kejenuhan dan berusaha untuk keluar dari pekerjaan tidak membantu, jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau profesional kesehatan mental yang dapat membantu Anda menyelesaikannya.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif