NEWSTICKER
Ilustrasi--Poster presentasi gambaran hasil diaknosis radiologi bentuk paru yang penderita Tuberkulosis. (Foto: MI/Ramdani)
Ilustrasi--Poster presentasi gambaran hasil diaknosis radiologi bentuk paru yang penderita Tuberkulosis. (Foto: MI/Ramdani)

TBC Tidak hanya Serang Paru-paru

Rona kesehatan paru-paru kesehatan tulang
28 September 2018 16:51
Jakarta: Penyakit tubercolosis atau lebih dikenal dengan TB dan TBC umumnya menyerang paru-paru. Namun dalam kasus yang ditemukan pada Radit, bocah berusia 5 tahun asal Pengalengan, Bandung, Jawa Barat, justru mengalami TB pada tulang
 
Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Putu Bagus Didiet mengatakan TB tulang yang secara umum menyerang tulang belakang disebabkan oleh infeksi kuman mycobacterium tuberculosis
 
"Sebagai negara berkembang Indonesia masuk 3 negara terbanyak yang warganya menderita TB dan 10 persen di antaranya TB yang menyerang tulang belakang atau sendi," ujarnya melalui sambungan Skype dalam Newsline Metro TV, Jumat, 28 September 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara spesifik, ungkap Putu, semua kalangan baik balita, anak, remaja, atau dewasa bisa terkena TB tulang. Terlebih pada mereka yang memiliki faktor risiko tinggi infeksi karena daya tahan atau berat badan yang rendah.
 
Putu menyebut anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh rendah rentan terkena infeksi salah satunya oleh kuman penyebab TB.
 
"Penyebarannya masuk lewat pembuluh darah dan menyebar ke organ yang kaya pembuluh darah salah satunya tulang belakang," ungkapnya.
 
Penderita TB tulang bisa terlihat secara fisik. Dalam kasus Radit, infeksi kuman ini merusak tulang belakang dan berdampak pada postur piunggung dan pinggang.
 
TB tulang yang sudah menjalar akan membuat penderitanya cenderung mengalami pengeroposan bahkan kerusakan tulang dan secara fisik penderitanya akan tampak bungkuk kendati masih anak-anak.
 
"Pengobatan bisa dilakukan dengan meningkatkan imunitas pasien, menambah berat badan, dan kalau sudah didiagnosa mengalami TBC, pengobatan anti-TBC harus diberikan," jelasnya.
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif