Awali berbuka dengan minum air, hadirkan menu buah dan sayur karena ini tinggi serat vitamin dan mineral. (Foto Ilustrasi: Rahmad/Antara)
Awali berbuka dengan minum air, hadirkan menu buah dan sayur karena ini tinggi serat vitamin dan mineral. (Foto Ilustrasi: Rahmad/Antara)

Makanan dan Minuman yang Dihindari saat Berpuasa

Rona tips ramadan
Kumara Anggita • 15 Mei 2019 16:46
Saat berpuasa ada kendala yang sering muncul. Antara lain kekurangan nutrisi, lemas, dan bikin kita kurang produktif. Untuk itu kita harus menjaga pola makan dan berolahraga.
 
Jakarta
: Berpuasa memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran. Namun, di balik itu ada pula kendala yang sering muncul antara lain kekurangan nutrisi, lemas, kurang produktif, sistem imun menurun, dehidrasi, sakit kepala, heartburn, dan konstipsi.
 
Untuk menghindari hal-hal tersebut terjadi, Anda harus menjaga pola makan dan berolahraga. Berikut kiat-kiat agar puasa Anda menyehatkan oleh Susana Sie, STP, Msc,PD. Eng.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat berpuasa kebanyakan orang makan secara berlebihan hingga lupa bahwa apa yang dimakan mengandung gula, garam, dan lemak berlebih. Kebiasaan ini dapat memicu berbagai penyakit.
 
“Batasan gula adalah 50 gram atau 12 sendik teh. Garam lima gram atau satu sendik teh dan lemak 67 gram atau lima sendok makan,” ujar Susana dalam acara buka puasa sehat bersama nutrifood di Jakarta.
 
Total makanan yang mengandung gula berlebih dapat membuat obesitas dan memicu penyakit gula. Bahayanya kalori tinggi yang memicu obesitas dan resistensi insulin berisiko tinggi untuk diabetes tipe dua.
 
“Gula kan diubah energi, nah dia butuh insulin. Semakin banyak makan gula tubuh produksi insulin makin banyak. Ini kerja pankreas. Ibarat mesin jadi mogok. Pankreas bermasalah jadi tidak bisa produksi insulin lagi yang sesuai dengan gula yang kita makan akhirnya gula darah naik,” tambah Susana.
 
"Sementara garam berlebih dapat membuat Anda terkena darah tinggi. Ginjal kealahan mengolah garam yang masuk ke tubuh sehingga kandungan natrium dalam darah tinggi. Jadi natrium bersifat mengikat air. Volume darah meningkat dan tekanan darah tinggi,” jelasnya.
 
Dan terakhir lemak. Anda biasanya tak sadar mengonsumsi banyak lemak dari makanan goreng-gorengan. Lemak memiliki kandungan kalori tinggi, sehingga harus diperhatikan jenis lemak jenuh dan tak jenuhnya.
 
Makanan dan Minuman yang Dihindari saat Berpuasa
Susana Sie, STP, Msc,PD. Eng (Foto: Kumara/Medcom.id)
 
Karena itu, saat sahur Anda harus mengombinasikan makanan yang bergizi. Usahakan makan karbohidrat berserat agar rasa lapar tak cepat datang.
 
“Tipsnya kita perlu makanan yang buat energi sepanjang hari. Carilah karbo kompleks yang banyak serat seperti nasi merah,oat, roti gandum," lanjut Susana.
 
“Tambahkan dengan sumber protein karena sama seperti serat manfaatnya. ada efek mengenyangkan jadi lebih tahan lama bisa. Ini bisa didapat dari susu, telur, tahu tempe,” tambahnya.
 
Sementara itu, Susana juga memberikan tips saat berbuka puasa. Awali berbuka dengan minum air, hadirkan menu buah dan sayur karena ini tinggi serat vitamin dan mineral.
 
“Buah-buahan juga mengandung karbohidrat sederhana. Kita butuh ini saat berbuka. Ini paling bagus karena dia enggak sekadar beri energi tapi serat dan mineral. Ini bisa memulihkan energi cepat,” katanya.
 
Selain itu, Anda juga baiknya menghindari beberapa hal. Pertama, disarankan untuk mengurangi gorengan dan santan. Ini karena perut jadi lebih bekerja keras.
 
Kedua, tidak dianjurkan untuk langsung mengonsumsi makanan berat. Dan gunakan pemanis rendah kalori atau produk bebas gula untuk rasa manis yang lebih sehat.
 
“Gula juga bikin kita haus. Ini karena efek sensori rasa gula di mulut,” tuturnya.
 
Dengan menerapkan pola makan yang sehat dan teratur, puasa Anda akan membuat Anda nyaman dan sehat. Nikmatilah puasa dengan hikmah.
 
Iftar - Dadar Isi Vla

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif