Negara-negara di Afrika yang tengah dilanda wabah ebola seperti, Guinea, Liberia dan Sierra Leone, Senegal, Nigeria dan Kongo.
"Kita sudah keluarkan travel warning. Di bandara internasional kita keluarkan banner yang isinya himbauan agar tidak bepergian ke daerah terjangkit," sebut Nilla di sela acara upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-50, yang diperingati setiap 12 November, di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (12/11/2014).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kendati tidak ada penerbangan langsung dari Indonesia ke negara-negara Afrika yang terjangkit, penularan, kata dia, masih bisa terjadi melalui jalur transit di Timur Tengah.
Nillla mengakui wabah ebola memang susah masuk ke Indonesia. Namun, lanjut dia, masyarakat harus tetap waspada. Pasalnya tingkat kematian ebola tinggi, di atas 37%.
"Kalau sudah pendarahan, susah untuk diobati," tutur dia.
Pada kesempatan itu, Nilla memastikan bahwa belum ada satupun warga Indonesia yang terinfeksi ebola. Nilla mengatakan dua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Madiun dan Kediri yang diduga terkena virus ebola telah dinyatakan negatif ebola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenkes.
"Mereka bahkan sudah pulang (dari rumah sakit)," tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ADF)
