Berdasarkan data Esports Charts per 26 Juli 2026, MSC 2026 mencatat 2.010.159 Peak Concurrent Viewers (PCV) atau jumlah penonton bersamaan tertinggi. Angka tersebut menjadikan MLBB sebagai judul esports paling banyak disaksikan sepanjang gelaran EWC 2026 sejauh ini.
Selain MLBB, League of Legends berada di posisi kedua dengan 1,48 juta peak viewers, disusul Free Fire dengan 804 ribu penonton. Sementara itu, MLBB Women's Invitational (MWI) menempati posisi keempat dengan 565 ribu penonton, sedangkan Apex Legends melengkapi lima besar dengan 440 ribu peak viewers.
Rekor tercipta sebelum babak Knockout
Pencapaian tersebut diraih bahkan sebelum MSC EWC 2026 memasuki babak Knockout. Rekor peak viewers terjadi saat laga ONIC Esports melawan Selangor Red Giants (SRG) pada fase grup, yang menjadi pertandingan paling banyak disaksikan sepanjang turnamen hingga saat ini.
Secara keseluruhan, MSC EWC 2026 juga mencatat rata-rata 329.444 penonton, menghasilkan lebih dari 21,1 juta jam tayang (Hours Watched) dengan total durasi siaran sekitar 64 jam.
Artyom Odintsov, Co-founder dan CEO Esports Charts, mengatakan MSC kembali menjadi turnamen paling banyak ditonton di EWC. Menurutnya, untuk pertama kalinya fase grup MSC berhasil melampaui angka dua juta peak viewers, sekaligus mempertegas besarnya daya tarik MLBB di tingkat global.
Aurora Gaming jadi kejutan fase grup
Fase grup MSC EWC 2026 menghadirkan sejumlah hasil di luar dugaan. Salah satu kejutan terbesar datang dari Aurora Gaming (AUR) yang sukses mengalahkan juara bertahan Team Liquid Philippines (TLPH) pada laga pembuka.
Tak berhenti di situ, Aurora kembali membuat kejutan setelah menumbangkan ONIC Esports untuk mengamankan posisi puncak Grup B. Performa tersebut sekaligus mengukuhkan tim asal Turki itu sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Di sisi lain, Team Liquid Philippines gagal bangkit setelah kekalahan pertama dan harus tersingkir. Selangor Red Giants juga mengikuti langkah serupa usai dikalahkan ONIC pada pertandingan penentuan menuju babak Knockout.
Delapan tim siap bertarung di babak Knockout
Usai berakhirnya fase grup, delapan tim terbaik memastikan tempat di babak Knockout. Seluruh pertandingan akan menggunakan format single elimination dengan sistem Best of 5 (BO5), sementara Grand Final dimainkan dalam format Best of 7 (BO7).
Tim yang lolos melalui Upper Bracket memperoleh hak menentukan lawan pada babak perempat final berdasarkan perolehan selisih game selama fase grup. Menariknya, seluruh tim Upper Bracket memilih menghadapi lawan yang sebelumnya sudah pernah mereka kalahkan di fase grup.
Berdasarkan bagan pertandingan, laga perempat final mempertemukan Team Spirit melawan Team Vamos, Aurora Gaming menghadapi ONIC Esports, Team Vitality melawan Team Flash, serta Yangon Galacticos menghadapi Team PRO.
Popularitas MLBB terus meningkat
Dominasi MLBB di EWC tidak hanya terlihat melalui MSC. Turnamen MLBB Women's Invitational (MWI) 2026 sebelumnya juga mencatat rekor sebagai edisi dengan jumlah penonton tertinggi sepanjang sejarah, dengan 565.526 Peak Concurrent Viewers.
Pada EWC 2025, gabungan MSC dan MWI menyumbang lebih dari 50,32 juta Hours Watched, atau lebih dari seperempat total jam tayang seluruh cabang game di ajang tersebut. Dengan capaian tersebut, MLBB terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ekosistem esports mobile terbesar di dunia.
Babak Knockout MSC EWC 2026 kini menjadi penentu tim mana yang akan mengangkat trofi juara dan menorehkan sejarah baru di kompetisi Mobile Legends tingkat dunia.
(Sheva Asyraful Fali)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda