residen ketiga Republik Indonesia, B.J Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019 tepat pukul 18.05 WIB. (Foto: Aprillio Akbar/Antara)
residen ketiga Republik Indonesia, B.J Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019 tepat pukul 18.05 WIB. (Foto: Aprillio Akbar/Antara)

B.J Habibie Wafat akibat Gagal Jantung, Ketahui Beberapa Penyebabnya

Rona bj habibie penyakit jantung
A. Firdaus • 11 September 2019 20:36
Jakarta: Indonesia berduka. Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019 tepat pukul 18.05 WIB.
 
Pihak keluarga melalui sang anak, Thareq Kemal, mengatakan B.J Habibie wafat karena faktor usia dan gagal jantung.
 
"Ayah saya B.J Habibie telah meninggal dunia pukul 18.05, Rabu, 11 September 2019" kata anak Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatoto Soebroto, Rabu, 11 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gagal jantung sendiri merupakan kondisi saat pompa jantung melemah. Sehingga tidak mampu mengalirkan darah yang cukup ke seluruh tubuh. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah gagal jantung kongesif. Salah satu penyebabnya adalah Penyakit Jantung Koroner.
 
Menilik faktor tersebut ada data dari Kemenkes dalam laman resminya, Depkes.go.id memaparkan survei Sample Regristration System (SRS) pada 2014 di Indonesia.
 
Dalam data itu menunjukkan, Penyakit Jantung Koroner menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9 persen. Di mana salah satunya dari kelompok umur 75 tahun ke atas sebesar 3,2 persen.
 
Di samping itu ada beberapa faktor penyebab gagal jantung di antaranya:

1.Hipertensi

Tekanan darah itu adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah atau arteri. Saat tekanan darah tinggi, otot jantung memompa lebih keras agar dapat memenuhi kebutuhan darah ke semua bagian tubuh.
 
Alhasil, gagal jantung bisa terjadi. Gejalanya adalah sesak napas, kelelahan, bengkak di pergelangan tangan, kaki, perut, dan pembuluh darah di leher.

2. Gaya hidup

Sebuah penelitian di Amerika yang meneliti orang dewasa tanpa tanda-tanda jelas dari penyakit kardiovaskular menemukan bahwa, semakin banyak merokok, semakin besar kerusakan struktur jantung dan fungsinya.
 
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa merokok bisa menyebabkan dinding jantung lebih tebal dan darah sulit memompa ke seluruh tubuh hingga bisa menyebabkan gagal jantung.

3. Serangan jantung

Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah yang memiliki banyak oksigen tiba-tiba terhambat otot jantung. Alhasil, jantung tidak mendapatkan asupan oksigen.

4. Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis gangguan metabolisme yang berlangsung jangka panjang. Glukosa yang berlebih bisa mengalir ke dalam darah dan merusak pembuluh darah.
 
Berdasarkan lansiran WebMD, data yang dikeluarkan oleh National Heart Association Amerika Serikat, sekitar 65 persen kematian orang dengan diabetes disebabkan oleh penyakit jantung koroner atau stroke.
 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif