Berikut adalah perbedaan antara wabah, pandemik, endemik, dan epidemik. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Berikut adalah perbedaan antara wabah, pandemik, endemik, dan epidemik. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Ketahui Beda Wabah, Pandemik, Endemik, dan Epidemik

Rona Virus Korona virus corona covid-19 beda pendemik dan wabah pandemik virus korona
Yatin Suleha • 12 Maret 2020 10:46
Jakarta: WHO secara resmi mengumumkan virus korona covid-19 sebagai pendemik pada Rabu, 11 Maret 2020 pukul 3.20 sore kemarin. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO mengatakan, "Ini pendemik pertama yang disebabkan oleh coronavirus," saat mendeklarasikannya di Geneva, Swiss.
 
Ini kali pertama WHO menyebut kejadian ini sebagai wabah atau pendemik sejak kasus H1N1 "flu babi" di tahun 2009. Per Rabu kemarin, virus ini telah melanda 114 negara. Dilansir dari Worldometers.info/coronavirus virus yang merebak dari Wuhan, Tiongkok ini telah menelan 4.633 korban jiwa. Namun, yang pulih dari virus korona ini juga banyak, yaitu 68.286 jiwa.
 

Untuk lebih mengetahui apa beda dari pandemik, endemik, epidemik serta wabah dirangkum dari berbagai sumber bisa Anda ketahui:

 

1. Pandemik

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata tersebut berarti tersebar luas (tentang penyakit) di suatu kawasan, benua, atau di seluruh dunia.
 
WHO mendefinisikan istilah ini sebagai wabah patogen baru yang menyebar dengan mudah dari orang ke orang di seluruh dunia. Pandemik adalah ketika ia menyebar di beberapa negara atau benua dan biasanya memengaruhi orang dalam jumlah besar. Penyebarannya secara global.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wabah penyakit yang masuk dalam kategori pandemi adalah penyakit yang menular dan memiliki garis infeksi yang berkelanjutan. Jadi, jika ada kasus terjadi di beberapa negara lainnya selain negara asal, tetap digolongkan sebagai pandemi.

2. Wabah

Hampir mirip dengan defisini epidemik, kata wabah dalam KBBI berarti penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas (seperti penyakit lainnya misalnya wabah cacar, disentri, kolera).
 
Wabah adalah terjadinya suatu penyakit dalam masyarakat, di mana jumlah orang terjangkit lebih banyak daripada biasanya. Penyakit dikatakan wabah ketika penyakit itu sudah lama tidak pernah menjangkiti masyarakat, datang penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui, dan penyakit tersebut adalah penyakit yang baru pertama kali menjangkiti masyarakat di daerah itu.

3. Epidemik

Terdengar mirip dengan poin di atas? Ya, secara lisan terdengar hampir sama. Tapi definisinya dalam KBBI adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban - misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu.
 
Dalam laman Verywell, kata epidemik berarti adanya peningkatan jumlah penyakit di atas normal yang diharapkan. Epidemi adalah istilah secara luas digunakan untuk menggambarkan setiap permasalahan yang telah tumbuh di luar kendali.
 
Epidemi didefinisikan sebagai wabah dari suatu penyakit yang terjadi lebih luas - wilayah geografis yang sangat tinggi dan memengaruhi proporsi penduduk.

4. Endemik

Arti endemik dalam rujukan KBBI yaitu berkenaan dengan penyakit yang muncul dalam wilayah tertentu. Endemik merupakan frekuensi suatu masalah kesehatan yang pada umumnya berupa sebuah penyakit pada suatu wilayah tertentu yang menetap dalam waktu yang lama.
 
Mike Ryan, Assistant Director-General for Emergency Preparedness and Response di WHO's Health Emergencies Programme dari 2017 sampai 2019 mengatakan endemik merupakan keadaan atau karakteristik wilayah atau lingkungan tertentu yang ada hubungannya dengan penyakit. Penyakit ini selalu ada di daerah tersebut tapi frekuensinya rendah. 
 
Penyakit endemik adalah suatu penyakit yang menyerang wilayah geografis atau kelompok populasi tertentu. Endemik bisa digambarkan salah satunya dengan definisi kejadian DBD misalnya.
 
Penyakit yang disebabkan virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk ini dapat timbul sepanjang tahun.
 
Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk, jumlah penderita DBD serta luas daerah penyebarannya semakin bertambah.
 
Selain DBD endemik di Indonesia antara lain adalah penyakit kaki gajah, kusta, atau malaria serta hepatitis.
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif