Konsumsi Probiotik Sejak Dini
Pastikan saja yogurt yang dijual di pasaran telah mengandung probiotik. Anda bisa membacanya pada kemasan dan label produk. (Foto: Yanina Trekhleb/Unsplash.com)
Jakarta: Usia muda merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan microbiome. Sebab microbiome memainkan peran kunci dalam perkembangan metabolisme pada Anak. 

Salah satu microbiome yang baik adalah bakteri lacobacillus. Bakteri ini berfungsi menyerang pertumbuhan patogen (parasit) buruk di dalam usus. 

Mendapatkan microbiome tidak sulit. Biasanya tersedia pada makanan dan minuman yang dijual di supermarket maupun makanan sehari-hari.


Meski begitu, Gail Cresci, Ph.D., R.D., dari Klinik Cleveland membuat beberapa penyesuaian yang tepat dalam mengonsumsi microbiome. 


(Usia muda merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan microbiome. Sebab microbiome memainkan peran kunci dalam perkembangan metabolisme pada Anak. Salah satunya ada dalam yogurt. Foto: Brooke Lark/Unsplash.com)

(Baca juga: 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan)

1. Perhatikan kandungan probiotik pada produk
Pastikan saja yogurt yang dijual di pasaran telah mengandung probiotik. Anda bisa membacanya pada kemasan dan label produk. Organisme hidup ini biasanya dibentuk selama proses fermentasi. Probiotik dapat hidup di saluran pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

2. Acar dingin 
Makanan fermentasi, seperti acar yang difermentasikan juga mengandung probiotik. Namun, seringkali probiotik pada acar hilang sebelum dikonsumsi. Biasanya terjadi karena penyimpanan yang buruk. Segera masukan acar ke dalam kulkas untuk menjaga probiotik tetap utuh.

3. Mengganti sereal dengan oatmeal 
Bakteri yang ramah di usus besar anak Anda tumbuh subur pada serat yang dapat difermentasi. Serat prebiotik ini dapat ditemukan dalam oat dan gandum yang tidak diproses.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id