Langkah ini sontak memicu perbincangan hangat publik internasional. Bukan tanpa alasan, band hard rock yang digawangi olej Axl Rose dan kawan-kawat tersebut sebelumnya telah berkali-kali menyatakan keberatan dan melarang keras lagu-lagu mereka digunakan dalam agenda politik Donald Trump.
Kejanggalan terasa menyelimuti ruangan saat para delegasi dari berbagai negara yang seharusnya membahas stabilitas global dan kerja sama perdamaian, justru harus mendengarkan lagu rock berdurasi hampir sembilan menit tersebut.
Alih-alih menyuarakan optimisme, lagu ciptaan Axl Rose ini bercerita tentang keretakan cinta dan ketidakpastian, lengkap dengan lirik ikoniknya: “Nothing lasts forever.”
Melansir laporan The Telegraph, Trump bahkan sempat melontarkan pertanyaan kepada para anggota delegasi saat sesi foto bersama untuk mencairkan suasana yang kaku.
"Apakah ini musik yang bagus?” tanya Trump kepada para delegasi di forum.
Beberapa perwakilan negara terlihat hanya mengangguk canggung sembari mengiyakan.
“Ini lagu yang bagus,” lanjut Trump meyakinkan. Secara musikalitas, hampir semua pihak sepakat bahwa "November Rain" adalah karya masterpiece. Namun, pemutarannya dalam forum yang mengusung agenda perdamaian global membuat publik mempertanyakan relevansi dan selera komunikasi politik sang presiden.
Momen ini kembali membuka luka lama antara Trump dengan para pelaku industri hiburan. Kontroversi ini bukan sekadar soal selera musik pribadi, melainkan cerminan dinamika panjang mengenai hak moral musisi terhadap penggunaan karya mereka di ranah politik.
Daftar Musisi yang Larang Donald Trump Putar Lagu Mereka
Hingga kini, pihak Guns N' Roses belum memberikan pernyataan terbaru terkait insiden tersebut. Meski begitu, nama mereka menambah panjang daftar musisi yang secara terbuka menolak lagu mereka dikaitkan dengan agenda politik Trump.Sejak memulai karier politiknya, Trump tercatat beberapa kali mendapat teguran hingga ancaman hukum dari sejumlah musisi dunia, di antaranya The Rolling Stones, Neil Young, Rihanna, Pharrell Williams, hingga Phil Collins.
Bahkan pada 2019, band rock Kanada Nickelback sempat mengajukan klaim pelanggaran hak cipta setelah Trump menggunakan lagu Photograph dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pribadinya.
Selain itu, sejumlah musisi lain juga secara terbuka menyatakan penolakan terhadap penggunaan karya mereka oleh Trump, di antaranya:
1. ABBA
2. Bad Bunny
3. Beyoncé
4. Celine Dion
5. Sabrina Carpenter
6. Foo Fighters
7. Sinéad O’Connor
8. Olivia Rodrigo
9. The Smiths
10. Bruce Springsteen
11. SZA
12. Rufus Wainwright and Leonard Cohen
13. The White Stripes
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News