Cara Menyusui yang Benar Bantu Cegah Bayi dari Obesitas
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Obesitas menjadi salah satu penyakit yang bisa dialami siapa saja, termasuk bayi. Belum lama ini, studi menemukan bahwa ASI ekslusif dapat mencegah bayi terkena obesitas. 

Namun, manfaat ASI akan lebih kuat jika bayi disusui secara langsung dibandingkan ASI diletakkan dalam botol dot.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics melihat data dari 2.553 pasang ibu dan bayi, termasuk para ibu yang menyusui bayinya dengan cara yang berbeda-beda.


Apa yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bayi yang menyusui langsung dari payudara memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah pada usia 3 bulan. Fakta lain, bayi yang menyusui kurang dari enam bulan akan mengalami kenaikan berat badan yang lebih cepat, memiliki BMI lebih tinggi pada usia 1 tahun, dan tiga kali lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan dibandingkan dengan bayi yang disusui secara langsung. 

Peneliti memaparkan bahwa menyimpan ASI dalam botol akan mengurangi bioaktifitasnya. Begitu juga dengan memberikan susu formula yang kemungkinan bisa mengubah mikrobiota usus yang berkembang dan memengaruhi berat badan. Perlu dicatat bahwa memberi ASI secara langsung adalah yang terbaik. Namun, bukan berarti ibu yang melakukan pumping atau memberikan susu formula tidak baik.

"Para ibu yang memompa ASI tentu melakukan usaha yang keras untuk bisa melakukannya, dan bukan berarti hal itu tidak baik," ujar Meghan Azad, salah satu penulis studi tersebut. Azad juga menekankan bahwa ibu jangan membuat kegiatan menyusui menjadi hal yang rumit.

"Berapa banyak pun jumlahnya dan dengan cara apapun masih lebih baik dibandingkan tidak memberikannya sama sekali. Semakin banyak yang bisa Anda lakukan, semakin baik," pungkasnya. 






(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id