Berikut ini adalah beberapa hal umum yang dapat menyebabkan kelopak mata mengendur. (Foto: Pexels.com)
Berikut ini adalah beberapa hal umum yang dapat menyebabkan kelopak mata mengendur. (Foto: Pexels.com)

Penyebab Kelopak Mata Mengendur

Rona kesehatan
Raka Lestari • 26 Maret 2019 09:00
Kelopak mata Anda mengendur atau turun karena ada beberapa hal umum yang terjadi. Jangan khawatir, dalam kebanyakan kasus, masalahnya adalah kosmetik, dan operasi elektif dapat mengembalikan kekencangan kelopak mata.
 

 
Jakarta:
Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kelopak mata Anda mengendur atau turun, suatu kondisi yang dikenal sebagai ptosis. Pada umumnya, hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan meskipun kondisi tersebut bisa diobati. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, masalah dengan kelopak mata Anda tidak bisa diabaikan. Kedua kelopak mata atas dan bawah Anda sangat penting dalam melindungi mata Anda dari cedera. 
 
Mereka juga membantu mengontrol seberapa banyak cahaya mencapai mata Anda dan memastikan film air mata tersebar di mata Anda, mencegah mereka mengering. 
 
Dilansir dari Health, berikut ini adalah beberapa hal umum yang dapat menyebabkan ptosis: 

1. Bawaan lahir

Ini disebut ptosis kongenital dan untungnya hal itu merupakan masalah yang dapat diperbaiki. Bahkan, harus segera ditangani.
 
"Seorang anak tidak akan mengembangkan penglihatan [normal] jika kelopak mata menghalangi," kata Philip Rizzuto, MD, seorang ahli bedah okuloplastik dan juru bicara untuk American Academy of Ophthalmology. 
 
"Ketika anak melihat warna dan cahaya, itu merangsang semua saraf. Retina dan otak mengembangkan jalur yang akan membentuk daya lihat seumur hidup." 
 
Ptosis kongenital yang tidak diobati dapat menyebabkan ambliopia (mata malas), astigmatisme (penglihatan kabur), dan mata juling, tetapi operasi untuk meningkatkan otot-otot kelopak mata dapat mencegah komplikasi.
 
(Baca juga: Mengatasi Lingkar Gelap di Bawah Mata dengan Lip Balm)
 
Penyebab Kelopak Mata Mengendur
(Dalam kebanyakan kasus kelopak mata mengendur, masalahnya adalah kosmetik, dan operasi elektif dapat mengembalikan kekencangan kelopak mata. Foto: Pexels.com)

2. Saraf yang rusak

Kerusakan saraf akibat cedera kelopak mata atau dari kondisi yang memengaruhi otak dan sistem saraf juga dapat menyebabkan kelopak mata Anda mengendur. 
 
Sindrom Horner adalah salah satu kondisi tersebut. Ini adalah sindrom langka yang terjadi ketika sesuatu (stroke atau tumor, misalnya) merusak saraf yang mengendalikan salah satu otot yang terhubung dengan gerakan kelopak mata. 
 
Umumnya, sindrom Horner juga menyebabkan pupil Anda menjadi sangat kecil. Kerusakan saraf akibat diabetes jangka panjang yang tidak terkontrol dan tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan ptosis.

3. Masalah otot

Salah satu penyebab kelopak mata mengendur adalah penyakit otot bawaan yang disebut oculopharyngeal muscular dystrophy (OPMD), sejenis distrofi otot, yang memengaruhi tidak hanya gerak mata tetapi juga menelan dan bahkan beberapa otot tungkai. 
 
Penyebab lainnya adalah chronic progressive external ophthalmoplegia (CPEO), yang biasanya menyebabkan ptosis di kedua mata. Myotonic dystrophy, bentuk paling umum dari distrofi otot yang dimulai pada usia dewasa, juga menyebabkan ptosis pada kedua mata.

4. Penuaan

Kelopak mata yang mengendur dan menurun juga salah satu efek dari penuaan. "Gravitasi dan usia dapat menyebabkan kelopak mata Anda mengendur dan terkulai ke bawah," kata Dr Rizzuto. 
 
"Terkadang kelebihan kulit di kelopak mata bisa menggantung di kelopak mata dan menghalangi penglihatan." Dalam kebanyakan kasus, masalahnya adalah kosmetik, dan operasi elektif dapat mengembalikan kekencangan kelopak mata meskipun tidak akan kembali sepenuhnya.

5. Myasthenia gravis

Penyakit autoimun yang langka ini memengaruhi cara otot dan saraf Anda berkomunikasi, yang menyebabkan kelemahan otot. Kelopak mata yang mengendur sering merupakan gejala awal dari kondisi ini. 
 
"Ptosis dapat berfluktuasi sepanjang hari," kata Jessica Zwerling, MD, direktur Montefiore Einstein's Center for the Aging Brain. Penyakit ini dapat memengaruhi area lain dari tubuh Anda juga. Tidak ada obat, tetapi perubahan gaya hidup dan obat-obatan dapat menjaga kelemahan otot terkait.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif