Penyebab telapak kaki sakit (Ilustrasi-Freepik)
Penyebab telapak kaki sakit (Ilustrasi-Freepik)

5 Penyebab Umum Telapak Kaki Sakit yang Jarang Disadari

Muhammad Syahrul Ramadhan • 03 April 2026 22:13
Ringkasnya gini..
  • Keluhan telapak kaki sakit menjadi salah satu masalah yang cukup sering dialami banyak orang.
  • Sebagian orang juga mengalami pergelangan kaki sakit.
  • Nyeri pada telapak kaki bisa berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Jakarta: Telapak kaki sering kali baru diperhatikan ketika mulai terasa nyeri. Padahal bagian tubuh ini bekerja hampir tanpa henti setiap hari.
 
Saat berjalan, berdiri lama, bahkan ketika berolahraga, telapak kaki menanggung seluruh berat badan. Tak heran jika banyak orang tiba-tiba merasakan nyeri yang muncul tanpa diduga.
 
Keluhan telapak kaki sakit menjadi salah satu masalah yang cukup sering dialami banyak orang, terutama mereka yang aktif bergerak sepanjang hari. Rasa nyeri bisa muncul di bagian tumit, tengah kaki, atau bahkan menyebar hingga jari. Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas harian jika tidak ditangani dengan tepat.

Selain itu, sebagian orang juga mengalami pergelangan kaki sakit yang muncul bersamaan dengan keluhan di telapak kaki. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari cedera ringan, penggunaan sepatu yang tidak tepat, hingga gangguan pada jaringan penyangga kaki.
 
Lalu sebenarnya apa saja penyebab umum nyeri pada telapak kaki yang sering tidak disadari? Berikut penjelasan lengkapnya.

Telapak Kaki Menanggung Beban Besar Setiap Hari

Kaki adalah fondasi utama tubuh. Struktur kaki terdiri dari puluhan tulang kecil, ligamen, otot, serta jaringan ikat yang saling bekerja sama untuk menopang tubuh.
 
Salah satu jaringan penting pada telapak kaki adalah plantar fascia. Jaringan ini berbentuk seperti pita tebal yang menghubungkan tumit dengan jari-jari kaki. Fungsinya membantu menjaga lengkungan kaki sekaligus menyerap tekanan saat berjalan.
 
Ketika jaringan ini mengalami peradangan atau tekanan berlebihan, rasa nyeri bisa muncul. Inilah yang sering membuat seseorang merasa tidak nyaman ketika melangkah, terutama saat bangun tidur di pagi hari.
 
Masalahnya, banyak orang mengira kondisi tersebut hanya kelelahan biasa. Padahal jika terus dibiarkan, nyeri pada telapak kaki bisa berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.

1. Terlalu Lama Berdiri atau Berjalan

Aktivitas yang tampak sederhana seperti berdiri lama ternyata bisa menjadi pemicu utama nyeri pada telapak kaki.
 
Pekerjaan seperti kasir, guru, tenaga medis, atau pekerja pabrik sering membuat seseorang berdiri berjam-jam setiap hari. Tekanan yang terus menerus ini membuat jaringan di telapak kaki bekerja lebih keras.
 
Akibatnya, plantar fascia bisa mengalami peregangan berlebihan. Kondisi ini kemudian memicu rasa nyeri yang biasanya terasa di bagian tumit atau tengah telapak kaki.
 
Gejalanya sering muncul ketika mulai melangkah setelah lama duduk atau ketika bangun tidur di pagi hari.

2. Penggunaan Sepatu yang Tidak Tepat

Sepatu ternyata punya pengaruh besar terhadap kesehatan kaki. Banyak orang memilih sepatu hanya berdasarkan model atau tren, tanpa mempertimbangkan kenyamanan dan struktur kaki.
 
Sepatu dengan sol terlalu tipis, terlalu keras, atau tidak memiliki penopang lengkungan kaki dapat meningkatkan tekanan pada telapak kaki.
 
Sepatu hak tinggi juga bisa memicu masalah serupa. Posisi kaki yang tidak alami membuat distribusi berat tubuh menjadi tidak seimbang.
 
Akibatnya, tekanan pada tumit dan telapak kaki meningkat. Jika digunakan dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu peradangan pada jaringan kaki.

3. Berat Badan Berlebih

Faktor lain yang sering tidak disadari adalah berat badan. Setiap kilogram tambahan berat badan akan meningkatkan tekanan pada kaki saat berjalan.
 
Bayangkan telapak kaki harus menopang beban tubuh sepanjang hari. Jika berat badan meningkat, tekanan pada jaringan kaki pun ikut bertambah.
 
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan iritasi pada plantar fascia. Rasa nyeri biasanya muncul secara bertahap dan semakin terasa ketika aktivitas meningkat.
 
Karena itu, menjaga berat badan ideal juga menjadi salah satu cara penting untuk melindungi kesehatan kaki.

4. Aktivitas Olahraga Berlebihan

Olahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi aktivitas yang terlalu intens juga bisa memicu cedera.
 
Olahraga seperti lari jarak jauh, basket, atau sepak bola memberikan tekanan besar pada kaki. Jika dilakukan tanpa pemanasan yang cukup atau menggunakan sepatu yang tidak sesuai, risiko cedera akan meningkat.
 
Tekanan berulang pada telapak kaki bisa memicu peradangan pada jaringan plantar fascia. Kondisi ini dikenal sebagai plantar fasciitis.
 
Gejala yang paling umum adalah rasa nyeri tajam di bagian tumit, terutama ketika pertama kali melangkah setelah istirahat.

5. Struktur Kaki yang Tidak Normal

Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda. Ada yang memiliki lengkungan kaki tinggi, ada juga yang memiliki kaki datar. Kedua kondisi ini dapat mempengaruhi cara kaki menyerap tekanan saat berjalan. 
 
Pada kaki datar, lengkungan kaki yang terlalu rendah membuat plantar fascia bekerja lebih keras. Sementara pada kaki dengan lengkungan tinggi, tekanan pada tumit dan telapak kaki juga bisa meningkat.
 
Jika tidak diimbangi dengan alas kaki yang tepat, kondisi ini dapat memicu nyeri kronis pada telapak kaki.

Tanda Telapak Kaki Bermasalah yang Perlu Diwaspadai


Nyeri pada telapak kaki tidak selalu muncul secara tiba-tiba. Ada beberapa tanda yang sering muncul lebih dulu, tetapi sering diabaikan.
 
Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain:
 
● Nyeri di bagian tumit saat pertama kali melangkah di pagi hari
● Rasa sakit yang muncul setelah aktivitas lama
● Sensasi tertarik di telapak kaki
● Nyeri yang berkurang setelah berjalan beberapa saat, tetapi kembali muncul setelah istirahat
● Ketidaknyamanan saat berdiri terlalu lama
 
Jika keluhan ini muncul secara berulang, sebaiknya tidak dianggap sepele.

Cara Mengurangi Nyeri pada Telapak Kaki

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri pada telapak kaki.
 
Salah satunya adalah melakukan peregangan otot kaki secara rutin. Peregangan membantu mengurangi ketegangan pada plantar fascia dan meningkatkan fleksibilitas otot.
 
Selain itu, memilih sepatu yang nyaman juga sangat penting. Sepatu dengan bantalan yang baik dan penopang lengkungan kaki dapat membantu mengurangi tekanan pada telapak kaki.
 
Istirahat yang cukup juga tidak kalah penting. Jika kaki terasa lelah atau nyeri, memberi waktu bagi tubuh untuk pulih bisa membantu mencegah cedera yang lebih serius.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Nyeri pada telapak kaki biasanya bisa membaik dengan istirahat dan perawatan sederhana. Namun dalam beberapa kondisi, pemeriksaan medis tetap diperlukan.
 
Segera periksa jika nyeri:
 
● Tidak membaik setelah beberapa minggu
● Semakin parah saat berjalan
● Disertai pembengkakan atau kemerahan
● Mengganggu aktivitas sehari-hari
 
Pemeriksaan medis dapat membantu memastikan penyebab pasti dari keluhan yang muncul.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Kaki Sejak Dini

Kaki sering dianggap bagian tubuh yang paling jarang mendapat perhatian. Padahal perannya sangat penting dalam mendukung mobilitas sehari-hari.
 
Merawat kaki bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menjaga kualitas hidup. Langkah sederhana seperti memilih sepatu yang tepat, menjaga berat badan, serta melakukan peregangan secara rutin bisa membantu mencegah berbagai masalah pada kaki.
 
Dengan memahami penyebab umum nyeri pada telapak kaki, risiko gangguan yang lebih serius bisa diminimalkan sejak awal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>