Survei: Pria yang Sering Melakukan Masturbasi Memiliki Kehidupan Seks Lebih Baik

Raka Lestari 03 Mei 2018 15:48 WIB
seks dan kesehatan
Survei: Pria yang Sering Melakukan Masturbasi Memiliki Kehidupan Seks Lebih Baik
Penelitian menunjukkan korelasi positif antara masturbasi dan peningkatan kepuasan seksual dan kepercayaan diri dalam tubuh seseorang. (Foto: Angello Lopez/Unsplash.com)
Jakarta: Melakukan masturbasi adalah sesuatu yang normal. Dikutip dari Metro.com, masturbasi adalah salah satu cara untuk meredakan stres dan itu adalah satu-satunya bentuk seks yang dianggap aman. 

Menurut survei yang dilakukan Tenga, mengungkapkan bahwa pria yang melakukan masturbasi secara rutin setiap minggu akan merasa percaya diri 10 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang melakukan masturbasi.

Pria yang melakukan masturbasi secara rutin setiap minggunya atau lebih sering juga merasa 12 persen lebih puas dengan kualitas orgasme mereka, dan 6 persen lebih percaya diri dengan tubuh mereka sendiri.


Survei tersebut dilakukan terhadap 2000 pria Inggris yang ditanyakan mengenai berapa kali mereka melakukan masturbasi.


(Menurut survei yang dilakukan Tenga, mengungkapkan bahwa pria yang melakukan masturbasi secara rutin setiap minggu akan merasa percaya diri 10 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang melakukan masturbasi. Foto: Brooke Cagle/Unsplash.com)

(Baca juga: Manfaat Masturbasi untuk Pria & Wanita)

Mereka menemukan bahwa 96 persen pria Inggris melakukan masturbasi dan mereka menemukan bahwa usia rata-rata seorang pria melakukan masturbasi pertama kali pada usia 15 tahun.

Penelitian ini menunjukkan korelasi positif antara masturbasi dan peningkatan kepuasan seksual dan kepercayaan diri dalam tubuh seseorang.

Alix Fox, seorang sex and relationships educator mengatakan, "Pria yang secara teratur meluangkan waktu untuk bersenang-senang dan menghargai tubuh mereka cenderung merasa nyaman dan percaya diri dengan tubuh mereka sendiri. Yang artinya adalah mereka akan cenderung lebih santai ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangannya."






(TIN)