Efek penurun kolesterol dari bawang putih masih belum jelas. Namun, cara mengonsumsinya diyakini dapat membantu mencegah penyakit jantung. (Ilustrasi/Pexels)
Efek penurun kolesterol dari bawang putih masih belum jelas. Namun, cara mengonsumsinya diyakini dapat membantu mencegah penyakit jantung. (Ilustrasi/Pexels)

5 Bahan Alami untuk Turunkan Kadar Kolesterol

Rona kolesterol
Sunnaholomi Halakrispen • 19 September 2020 15:00
Jakarta: Siapa pun bisa memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sementara itu, tingginya kadar kolesterol berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Salah satunya, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan serangan jantung. 
 
Selain bisa menjalankan pengobatan medis, ada sejumlah bahan alami yang bisa menurunkan kadar kolesterol. Berikut beberapa di antaranya, yakni lima bahan alami, dikutip dari Healthline.

1. Protein kedelai

Kacang kedelai dan makanan yang dibuat dengannya dapat sedikit menurunkan kolesterol LDL. Tahu, susu kedelai, dan kacang kedelai kukus adalah sumber protein tanpa lemak yang baik, yang berarti memakannya dibandingkan makanan berlemak seperti daging sapi, dapat mengurangi keseluruhan kolesterol dalam makanan Anda.

2. Bawang putih

Efek penurun kolesterol dari bawang putih masih belum jelas. Namun, cara mengonsumsinya diyakini dapat membantu mencegah penyakit jantung. Meskipun demikian, meta-analisis dari studi medis Sumber Tepercaya tahun 2009 menyimpulkan bahwa cara tersebut tidak mengurangi kolesterol secara spesifik.
 
Sementara itu, bawang putih dianggap memiliki manfaat kesehatan lainnya, termasuk menurunkan tekanan darah. Maka, Anda bisa menikmatinya dalam makanan Anda atau ambillah sebagai suplemen.

3. Beras ragi merah

Nasi ragi merah adalah nasi putih yang telah difermentasi dengan ragi. Bahan alami ini dimakan dan digunakan sebagai obat di Negara Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa suplemen beras ragi merah telah terbukti menurunkan kolesterol, karena mengandung monacolin K. Ini memiliki susunan kimiawi yang sama seperti lovastatin, obat penurun kolesterol.
 
Namun, Anda tidak akan menemukan monacolin K dalam beras ragi merah yang dijual di Amerika. Sebab, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) memutuskan pada tahun 1998 bahwa monacolin K adalah obat dan tidak dapat dijual sebagai suplemen.
 
Di sisi lain, Anda masih dapat menemukan suplemen nasi ragi merah, tetapi suplemen tersebut tidak mengandung monacolin K. Perlu diperhatikan juga bahwa berdasarkan beberapa sumber, beras ragi merah juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, dan otot.

4. Jahe

Studi tahun 2014 menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida Anda. Sementara sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2008 menunjukkan bahwa jahe dapat mengurangi kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL Anda.
 
Anda bisa mengonsumsi jahe sebagai suplemen atau bubuk. Bisa juga dengan hanya ditambahkan dalam kondisi mentah ke makanan atai dijadikan minuman hangat.

5. Biji rami

Flax adalah bunga biru yang tumbuh di daerah beriklim sedang. Biji dan minyaknya merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik, yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Termasuk, meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda.
 
Untuk mendapatkan peningkatan kesehatan terbesar dari biji rami, gunakan minyaknya atau makan biji rami, tidak secara utuh. Sebab, tubuh kita tidak dapat menghancurkan kulit luar yang mengilap dari benihnya.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif