Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Ternyata Bayi Bisa Menstruasi

Rona tumbuh kembang bayi
Kumara Anggita • 14 Februari 2020 16:10
Jakarta: Menstruasi saat ini biasanya dialami oleh anak perempuan, minimal berusia 12-13 tahun. Namun anehnya ada bayi yang baru lahir juga bisa menstruasi.
 
Mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut penjelasannya oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi RS Pondok Indah, Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp. OG-KFER, M.sc.
 
Dokter Kanadi mengungkapkan, menstruasi terlihat pada bayi ketika tali pusar dipotong di mana bayi terputus kontak dengan ibunya. Menstruasi ini hanya berlangsung pada saat itu saja, dan tidak berkelanjutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jadi mungkin pernah dengar tentang bayi perempuan yang baru lahir mengalami menstruasi. Ada kurang lebih lima persen bayi perempuan yang apabila dilahirkan setelah tali pusar dipotong maka akan mengalami menstruasi," ujar Dr. Kanadi.
 
"Hal ini sebenarnya tak lazim, karena rahim si bayi seharusnya belum sensitif terhadap hormon. Bayi perempuan di dalam rahim akan terpengaruh dengan hormon yang dihasilkan dari ibunya,” lanjutnya.
 
Ternyata Bayi Bisa Menstruasi
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, Dr. dr. Kanadi Sumapraja Sp. OG-KFER, M.sc. (Foto: Raka/Medcom.id)
 
Hal ini bisa terjadi karena sang bayi mengalami stres. Sehingga terjadi akselerasi pematangan pada rahim yang menyebabkan rahim itu merespons hormon. Akibatnya terjadi penebalan dinding rahim bayi.
 
"Sebaliknya, hormon tadi tidak akan memberikan respons apa pun, sepanjang bayi itu sehat di dalam rahim” paparnya.
 
Situasi ini bisa membuat bayi jadi berisiko terkena Endometriosis. Yaitu sebuah radang berupa pertumbuhan jaringan endometrium, yang disertai perambatan pembuluh darah, yang menyebabkan sakit pada bagian pelvis.
 
“Karena bentuk rahim bayi yang masih sangat dini, bentuknya seperti tabung panjang menyebabkan darah menstruasi turun tidak sepenuhnya ke bawah, tapi sebagian tumpah ke rongga perut," ujar Dr. Kanadi.
 
"Akibatnya bayi perempuan memiliki bibit endometro yang akan ada di masa akan datang. Tergantung menunggu sampai hormon ekstrogensi itu akan mulai keluar saat dia menstruasi,”  tutupnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif