Sebaiknya Anda tidak minum susu ketika mengalami kram perut saat menstruasi. (Foto Ilustrasi: Unsplash)
Sebaiknya Anda tidak minum susu ketika mengalami kram perut saat menstruasi. (Foto Ilustrasi: Unsplash)

Penyebab Anda Mengalami Kram Perut saat Menstruasi

Rona Sindrom Pramenstruasi (PMS)
Raka Lestari • 25 Juni 2019 17:29
Saat menstruasi ada saja gejala yang membuat aktivitas Anda terganggu. Salah satunya kram di perut. Menurut Joyce Faraj, PhD, RDN, CDN, ahli gizi di Mountainside, kram terjadi tepat sebelum menstruasi. Di mana sel-sel membentuk lapisan pada dinding rahim dan mulai membuat prostaglandin.
 
Jakarta: Kram di perut merupakan hal yang umum terjadi pada wanita saat akan memasuki periode menstruasi. Kram tersebut dirasakan berbeda-beda pada setiap orang, namun jika kram perut yang dirasakan sangat berat tentunya dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.
 
Menurut Joyce Faraj, PhD, RDN, CDN, ahli gizi di Mountainside, kram terjadi tepat sebelum menstruasi. Di mana sel-sel membentuk lapisan pada dinding rahim dan mulai membuat prostaglandin, yang merupakan hormon kimia yang berhubungan dengan proses peradangan tubuh Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Selama periode menstruasi, prostaglandin akan dilepaskan dan lapisan sel-sel pada dinding rahim akan meluruh. Prostaglandin juga terlibat dalam menyempitkan pembuluh darah di rahim dan memicu kontraksi otot rahim. Semakin banyak prostaglandin yang Anda miliki, semakin parah kemungkinan kram perut saat menstruasi," terang Faraj.
 
Saat mengalami kram perut sebelum atau saat menstruasi, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah minuman yang Anda konsumsi. Beberapa jenis minuman tidak cocok dikonsumsi saat Anda mengalami kram perut menstruasi.
 
Dikutip dari Bustle, sebaiknya Anda tidak minum susu ketika mengalami kram perut saat menstruasi. Susu memiliki kandungan yang tinggi akan asam arakidonat, yang dapat memicu kram perut. Saat mengalami kram perut, sebaiknya Anda mengganti susu atau makanan berbahan dasar susu lainnya dengan non dairy food.
 
Minuman berkarbonasi dan terlalu banyak kafein juga dapat membuat kram perut saat menstruasi menjadi lebih berat. Sebaiknya, Anda membatasi asupan soda atau minuman berkafein. Bahkan yang lebih baik, agar menjauhi minuman tersebut sepenuhnya untuk sementara waktu.
 
Kemudian minuman beralkohol juga tidak dianjurkan selama periode menstruasi Anda. Tidak hanya karena minuman beralkohol dapat menurunkan kadar magnesium yang dapat menyebabkan kram perut Anda lebih lama, tetapi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan kadar estrogen dan testosteron Anda. Sehingga periode menstruasi Anda menjadi tidak teratur ke depannya.
 
Namun beberapa minuman lain justru bisa meredakan kram perut yang Anda alami saat menstruasi. Teh dan cairan hangat lainnya seperti smoothie dan tentunya air putih dapat meringankan rasa sakit perut Anda. Inilah yang harus Anda perhatikan ketika kram perut tersebut mulai datang.
 
Mengenal Gejala Fisik & Emosional Saat PMS

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif