(Foto: Huffington Post)
(Foto: Huffington Post)

6 Resolusi Tahun Baru untuk Menjaga Kesehatan Mental

Rona tips kesehatan
Nia Deviyana • 27 Desember 2016 16:06
medcom.id, Jakarta: Tahun baru segera tiba, waktu yang tepat untuk merencanakan semuanya dari awal. termasuk membuat resolusi kesehatan.
 
Jika selama ini Anda terlalu memfokuskan diri pada upaya menjaga kesehatan fisik, maka tak ada salahnya jika tahun depan Anda menambah satu resolusi lagi, yakni meningkatkan kualitas kesehatan mental.
 
Bukan tanpa alasan, masalah kesehatan mental memiliki peran yang cukup besar pada kualitas kesehatan secara keseluruhan. Sebuah penelitian menemukan, kondisi psikis yang buruk berkaitan dengan angka harapan hidup yang relatif pendek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut ini adalah tips dari Guy Winch, penulis buku berjudul Emotional First Aid: Healing Rejection, Guilt, Failure and Other Everyday Hurts. Winch menjabarkan langkah-langkah agar Anda mampu mendapatkan kesehatan mental yang lebih baik tahun depan.
 
1. Tidak mengabaikan tekanan psikologis
 
Tekanan psikis dapat memberi dampak yang buruk bagi kesehatan, lebih besar dibandingkan Anda merasakan sakit secara fisik. Jangan abaikan kondisi Anda, terutama setelah mengalami penolakan, kegagalan, atau memiliki suasana hati yang buruk dalam waktu yang lama.
 
2. Hubungi orang terdekat ketika merasa kesepian
 
Kesepian memberi dampak buruk terhadap kesehatan emosional dan fisik. Sebuah studi menemukan, kesepian meningkatkan peluang kematian dini sebesar 14 persen.
 
Saat Anda mulai merasa kesepian, bicarakan kondisi Anda pada keluarga. Atau jika enggan, hubungi sahabat dan teman-teman Anda untuk berkumpul atau sekadar berbincang-bincang. Memang butuh usaha keras, namun hanya itulah cara terbaik untuk mengakhiri isolasi emosional Anda.
 
3. Jangan mendendam
 
Jika Anda pernah merasa sakit hati kepada orang lain, maka jangan biarkan dendam menguasai pikiran dan hati Anda. Menurut Winch, dendam dapat menyebabkan perasaan tidak berdaya--marah, merasa tersaingi-- yang memburuk dari waktu ke waktu.
 
4. Jangan menyimpan rasa kecewa
 
Sama negatifnya dengan mendendam, terus menerus menyimpan rasa kecewa akibat kegagalan mendorong Anda gagal lagi di masa depan. Orang yang masih saja menyimpan rasa kecewa akibat kegagalan masa lalu juga cenderung lebih mudah menyerah dan merasa tidak percaya diri.
 
5. Hargai diri sendiri
 
Menghargai diri sendiri dapat membentuk sistem imunitas yang menghindarkan Anda dari stres dan kecemasan.
 
6. Jangan merasa rendah diri
 
Jangan pernah merasa rendah diri, terutama setelah mengalami penolakan dan kegagalan. Perangi pikran negatif dan yakinlah bahwa setiap orang pernah mengalami kegagalan sehingga Anda tak perlu merasa malu. (Time)

 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DEV)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif