NEWSTICKER
dr Erwinanto dari PERHI (Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia) dan Presiden Direktur Menarni Indonesia, Reinhard Ehrenberger (Medcom.id/Kumara Anggita)
dr Erwinanto dari PERHI (Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia) dan Presiden Direktur Menarni Indonesia, Reinhard Ehrenberger (Medcom.id/Kumara Anggita)

Nebivolol Pengontrol Tekanan Darah yang Bisa Dikonsumsi Siapa Saja

Rona hipertensi
Kumara Anggita • 25 Februari 2020 07:03
Jakarta: Untuk mengontrol hipertensi, Anda perlu untuk memiliki gaya hidup sehat dan juga konsumsi obat secara teratur. Salah satu obat yang bisa Anda jadikan pilihan adalah Nebivolol. 
 
Menarini merilis hasil penelitian BENEFIT, yang dilakukan bersama dengan sebuah tim peneliti. Ini adalah penelitian observasional nebivolol sesuai kondisi praktik dokter sehari-hari yang dilakukan terhadap 3.011 pasien hipertensi di Korea. 
 
Penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan nebivolol setiap hari efektif dan dan membantu mengontrol tekanan darah dengan lebih baik. Nebivolol memberikan efek samping yang lebih baik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Meski nebivolol sudah terbukti efektif untuk penanganan pasien hipertensi, penelitian BENEFIT menunjukkan hasil yang sama efektifnya sebagai penelitian yng pertama kalinya dilakukan pada pasien Asia dalam jumlah yang besar," ujar dr. Erwinanto dari Perhi di Jakarta, Senin, 24 Februari 2019.
 
Selain itu, lanjutnya, dibandingkan dengan penghambat beta (beta-blocker) generasi sebelumnya, nebivolol memiliki profil efek samping yang lebih baik termasuk efek yang tidak diharapkan terkait fungsi seksual. "Kedua sifat ini, yaitu tingkat efektivitas dan tolerabilitas berperan penting agar pasien benar-benar mau mematuhi penanganan hipertensi yang dianjurkan,” ucapnya.
 
Penelitian ini juga menunjukkan efektivitas nebivolol dalam mengontrol tekanan darah terlepas dari usia, jenis kelamin, dan indeks masa tubuh awal pasien. 
 
Sementara itu, Dokter Jinho Shin, Peofessor and Chief of Cardiology, Division of Cardiology, Department of Internal Medicine, Hanyang University Seoul Hospital, Korea selaku Peneliti Pertama Penelitian Benefit ini menyebutkan bahwa obat ini juga efektif untuk dikosumsi oleh  pasien baru. Selain itu juga pada pasien rawat inap yang mengonsumsi nebivolol sebagai pengobatan tambahan ke dalam pengobatan antihipertensi yang sudah ada sebelumnya. 
 
Dokter Shin menambahkan, efek paling besar terlihat saat nebivolol diberikan sebagai pengobatan tunggal kepada pasien baru dan sebagai obat tambahan untuk pengobatan anti-hipertensi yang meliputi penghambat renin-angiotensin system (RAS blocker), penghambat kanal kalsium (caflfoum channel blocker - CCB).
 
Serta kombinasi antara RAS blocker dan CCB. Beberapa penelitian telah memperlihatkan manfaat dari pengobatan kombinasi nebivolol dan RAS blockers, CCBs, dan diuretik dalam menurunkan telanan darah. 
 
Presiden Direktur Menarni Indonesia, Reinhard Ehrenberger menambahkan bahwa dengan berbagi hasil penelitian BENEFIT ini kepada masyarakat luas, Menarini Indonesia berharap bisa membantu para dokter di Indonesia dalam melayani pasien dengan memberikan mereka akses terhadap riset dan pengetahuan terbaru.
 
Penelitian ini juga sejalan dengan panduan hipertensi ESC/ESH 2018 yang merekomendasikan penghambat beta dalam penanganan hipertensi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif