FITNESS & HEALTH

Kemenkes: CKG Berlanjut ke Tahap Pengobatan Penyakit Kronis

Yatin Suleha
Kamis 16 Juli 2026 / 15:57
Ringkasnya gini..
  • Cek Kesehatan Gratis adalah sebuah inisiatif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
  • Program ini dirancang untuk memperkuat upaya deteksi dini berbagai jenis penyakit pada masyarakat Indonesia.
  • Program CKG menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan pengobatan untuk penyakit kronis.
Jakarta: Cek Kesehatan Gratis (CKG) adalah sebuah inisiatif dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dirancang untuk memperkuat upaya deteksi dini berbagai jenis penyakit pada masyarakat Indonesia.

Melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma. Sejak tahun 2026, cakupan program ini telah diperluas; tidak hanya berfokus pada deteksi dini (skrining), tetapi juga mencakup tahap tatalaksana atau pengobatan bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus.




Dan sejak 2026 CKG mulai memasuki tahap tatalaksana atau pengobatan bagi peserta yang telah terdiagnosis penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus.

Hasil sementara menunjukkan sekitar 35,4 persen pasien hipertensi yang terdiagnosis pada CKG 2025 telah kembali melakukan pemeriksaan pada CKG 2026. Dari jumlah tersebut, 46,9 persen telah berhasil mengendalikan tekanan darahnya.

Sementara pada pasien diabetes melitus, sekitar 33,1 persen telah kembali melakukan pemeriksaan, dan 69,4 persen di antaranya berhasil mencapai pengendalian kadar gula darah.
 

Target 50 persen penderita menjalani pengobatan rutin




("Sekarang kita memiliki data kesehatan masyarakat yang jauh lebih lengkap. Kita tahu masalah kesehatan anak SD berbeda dengan anak SMP maupun SMA," kata Menkes Budi. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Pemerintah menargetkan pada tahun ini sedikitnya 50 persen penderita menjalani pengobatan rutin, dengan 50 persen di antaranya berhasil mencapai kondisi terkendali, atau sekitar seperempat dari seluruh penderita hipertensi dan diabetes yang ditemukan melalui CKG.

Menkes menjelaskan bahwa keberhasilan pengendalian penyakit kronis akan memberikan dampak besar terhadap penurunan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

"Pengalaman berbagai negara menunjukkan bahwa skrining harus diikuti dengan pengobatan yang rutin dan pengendalian penyakit," ujar Menkes Budi

"Negara seperti Korea berhasil menurunkan kematian akibat penyakit kardiovaskular melalui pendekatan yang dikenal sebagai Triple 80, yaitu 80 persen masyarakat diskrining, 80 persen penderita diobati, dan 80 persen di antaranya berhasil terkendali. Itulah arah yang sedang kita bangun di Indonesia,” jelasnya.




Kementerian Kesehatan akan terus memperluas cakupan CKG, memperkuat tindak lanjut hasil pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan primer, serta memastikan masyarakat yang telah terdiagnosis memperoleh pengobatan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan tersebut, Program CKG diharapkan tidak hanya meningkatkan angka deteksi dini penyakit, tetapi juga mampu menurunkan beban penyakit tidak menular dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH