Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Bayi Kembar Siam Brasil Berhasil Dipisahkan, Ini Penyebab dan Macam-Macam Kembar Siam

Rona Kembar Siam bayi virtual reality
Putri Purnama Sari • 02 Agustus 2022 15:52
Jakarta: Bayi kembar siam asal Brasil bernama Bernardo dan Arthur Lima berhasil dipisahkan setelah melewati operasi menegangkan oleh dokter bedah Noor ul Owase. Uniknya, operasi pemisahan menggunakan metode secara virtual atau menggunakan Virtual Reality (VR). 
 
Bernardo dan Arthur Lima adalah salah satu kembar siam yang dikategorikan sebagai kembar craniopagus, di mana ini adalah salah satu kondisi kembar siam dengan tengkorak dan otak yang menyatu. Setelah melewati operasi 27 jam, kembar laki-laki berusia tiga tahun tersebut akan bisa saling menatap satu sama lain. 

Jenis Kembar Siam

Bukan cuma craniopagus, ada beberapa jenis kembar siam yang dikelompokkan berdasarkan organ atau bagian tubuh yang saling terhubung atau menyatu. Dilansir alodokter, berikut ulasan beberapa lima jenis kembar siam:

1. Thoracopagus 

Jenis kembar siam ini disebabkan karena dada bayi saling menempel. Juga sering disebut dengan Xiphopagus, adalah kasus bayi siam yang sering terjadi. Biasanya, bayi Thoracopagus hanya berbagi satu oragan, seperti satu jantung, satu liver, dan satu usus.

2. Parapagus

Parapagus adalah jenis kembar siam yang terjadi ketika panggul, perut, dan dada bayi saling menempel dengan posisi menyamping. Terkadang, mereka tergabung di bagian perut sebagian atau seluruhnya. Bayi kembar siam ini mungkin mempunyai jumlah anggota badan yang berbeda.

3. Omphalopagus

Jenis kembar siam ini terjadi saat perut kedua bayi saling menyatu. Bayi kembar siam jenis ini biasanya hanya memiliki satu liver, satu usus besar dan satu usus halus bagian bawah,.

4. Pygopagus

Pygopagus terjadi saat punggung bawah dan bokong saling terhubung. Biasanya bayi dengan kondisi ini hanya berbagi satu alat kelamin, satu saluran pencernaan, dan satu organ kemih.

5. Cephalopagus

Wajah bayi kembar yang saling menempel disebut cephalopagus. Posisi wajah bayi biasanya berada di sisi saling berlawanan dan hanya memiliki satu otak. Sayangnya, bayi dengan kondisi ini sulit bertahan hidup.

Penyebab Kembar Siam

Dikutip dari Hellosehat, penyebab kelahiran bayi kembar siam terjadi ketika embrio kembar monozigot (satu sel telur) terlambat membelah diri atau berpisah padahal proses pembentukan jaringan terus terjadi. Biasanyam, proses pembelahan terjadi pada 8 hingga 12 hari setelah sel telur bertemu sperma. Kalau terlambat, pembelahan cenderung terhenti sebelum proses selesai dengan sempurna. Alhasil, bayi kembar akan  terlahir menempel satu sama lain.

Diagnosis Kembar Siam

Diagnosis kehamilan kembar siam dapat diketahui melalui tes ultrasonografi (USG) dan magnetic resonance imaging (MRI) pada trimester pertama. Tes pencitraan tersebut untuk menentukan apa jenisnya dan bagaimana fungsi organ tubuh kedua calon bayi.
 
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bayi mengalami kembar siam, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dengan pemindaian MRI yang akan membantu dokter mengetahui bagian tubuh bayi yang terhubung dan organ apa saja yang dimiliki keduanya.

Penanganan Kembar Siam

Selama hamil, ibu yang mengandung janin dengan kondisi kembar siam akan mendapatkan pengawasan ketat dari dokter. Dokter akan menentukan penanganan yang diperlukan sesuai dengan anatomi dan fungsi tubuh, serta tingkat risiko keselamatan bayi. Operasi caesar merupakan metode persalinan terbaik untuk bayi kembar siam. Umumnya, operasi akan direncanakan jauh-jauh hari, yakni 2–4 minggu sebelum tanggal perkiraan kelahiran.
 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(WAN)


social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif