Ada beberapa trik dalam menyimpan dan menyiapkan ASIP untuk buah hati. Berikut tipsnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ada beberapa trik dalam menyimpan dan menyiapkan ASIP untuk buah hati. Berikut tipsnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI Perah

Rona tips menyimpan asi perah
Anda Nurlaila • 27 Januari 2020 11:00
Jakarta: Air Susu Ibu (ASI) yang melimpah dapat dipompa untuk disimpan dan digunakan saat diperlukan. Umumnya ibu bekerja memompa ASI untuk digunakan saat masuk kerja atau saat meninggalkan bayi dengan orang lain.   
 
ASI Perah (ASIP) umumnya dapat bertahan dari beberapa hari hingga bulan tergantung cara penyimpanannya. Bagi ibu yang ingin mempersiapkan ASIP untuk buah hatinya, ada beberapa trik dalam menyimpan dan menyiapkan ASIP untuk buah hati, seperti dimuat dalam Parents. 

1. Jumlah ASIP yang disimpan 

Untuk menghindari membuang-buang ASI, simpanlah ASIP dalam kenaikan dua hingga tiga ons, atau sesuai jumlah yang dapat dihabiskan bayi setiap kali menyusui. Masukkan ASIP dalam kantung khusus yang tebal, steril. Wadah plastik atau botol kaca dengan tutup atau segel rapat juga dapat digunakan menyimpan ASIP. 

2. Lama penyimpanan ASIP

ASIP dapat disajikan dan disimpan dalam suhu kamar selama empat hingga enam jam. Di pendingin ASIP bertahan selama delapan hari. Sementara bila dibekukan dalam freezer, ASIP dapat bertahan selama enam bulan hingga satu tahun. 
 
Setelah memompa dan memasukkan ASIP, beri label setiap wadah dengan tanggal dan waktu ASIP dipompa. Sisakan satu inci ruang di bagian atas wadah untuk memungkinkan ekspansi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Simpan susu di bagian belakang lemari pendingin atau freezer, yang cenderung tidak terpengaruh perubahan suhu setiap kali pintu lemari es dibuka. Perlu diingat bahwa ASIP cair harus digunakan dalam waktu 24 jam.
 
Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI Perah
(Sajikan susu yang lebih dulu dipompa. "Konsistensi ASI berubah sesuai usia bayi," kata pakar laktasi Lewis. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

3. Persediaan ASIP

Terutama bagi ibu menyusui yang bekerja di luar rumah, persediaan ASIP selama satu minggu sangat baik agar mampu memenuhi kebutuhan bayi terutama saat bayi makan makanan yang dicampur susu. 
 
Selain itu, ibu perlu menyimpan setengah lusin makanan ringan dalam freezer. Bayi yang lapar dapat memperoleh dua hingga tiga porsi susu serta camilan, tanpa membuang-buang persediaan susu lain yang mungkin tidak akan dia habiskan.

4. Menyiapkan ASIP untuk diberikan pada bayi

Sajikan susu yang lebih dulu dipompa. "Konsistensi ASI berubah sesuai usia bayi," kata pakar laktasi Lewis. Cairkan susu beku dengan mengalirkannya di bawah air hangat atau masukan botol atau kantung ASIP ke dalam secangkir air hangat hingga mencapai suhu kamar. 
 
Jangan memanaskan ASIP di atas kompor atau menggunakan suhu air yang terlalu panas karena akan merusak beberapa nutrisi didalamnya. Selain itu, susu yang terlalu panas dapat membuat mulut bayi melepuh. Sebelum memberikan susu pada bayi, goyangkan botol agar lemak susu tercampur merata. 

5. Cara membersihkan pompa payudara

Setelah setiap sesi pemompaan, lepaskan bagian pompa yang bisa dicuci dari tabung, simpan di dalam tas, dan masukan ke dalam kulkas untuk "mengurangi jumlah bakteri di antara sesi pemompaan," kata Lewis. 
 
Atau bersihkan bagian pompa payudara dalam air sabun yang panas. Bersihkan unit listrik dan baterai, tetapi jangan merendamnya. 
 
Setiap empat hingga lima hari, sterilkan komponen yang bisa dicuci di dalam panci berisi air mendidih, rak paling atas dari mesin pencuci piring. Pastikan memeriksa instruksi mencuci yang direkomendasikan pabrik terlebih dahulu. Simpan peralatan pompa ASI pada permukaan kering yang bersih. 

6. Memompa di tempat kerja

"Selama 24 jam, setidaknya kosongkan payudara sebanyak tujuh kali, baik dengan menyusui atau memompa," kata Praktisi ASI Kathleen Huggins. Saat di tempat kerja, pompa ASI 2,5 sampai 3 jam sekali. 
 
Atau lakukan sebanyak bayi Anda menyusui sepanjang hari. "Pastikan untuk tidak memompa tepat sebelum pulang, sehingga Anda dapat menyusui bayi dan membuatnya memperoleh makanan lengkap," tambahnya. 
 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif