Penulis studi Rose Turner dan timnya menemukan bahwa pecinta buku cenderung lebih peduli membantu orang lain. (Foto: Pexels.com)
Penulis studi Rose Turner dan timnya menemukan bahwa pecinta buku cenderung lebih peduli membantu orang lain. (Foto: Pexels.com)

Studi: Membaca Jadikan Anak Lebih Berempati daripada Menonton

Rona studi manfaat membaca
Anda Nurlaila • 08 Juli 2019 16:48
Membaca sangat baik bagi perkembangan si kecil. Studi yang dirangkum oleh Melissa Willets dalam Parents menunjukkan bahwa dengan cara yang berbeda, mereka yang terlibat dalam cerita fiksi dapat memengaruhi kecerdasan emosional dan perilaku empatik saat tumbuh besar. Dengan kata lain, membaca untuk anak dan membaca bersama mereka berdampak positif pada keterampilan interpersonal mereka.
 

 
Jakarta: Suka membacakan dongeng pengantar tidur pada anak atau mendorong anak lebih banyak membaca? Ternyata ada manfaat lain dari kebiasaan ini selain menambah kosakata dan kemampuan berbahasa anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah penelitian terbaru menyebutkan anak yang dibiasakan membaca sejak kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berempati daripada anak yang lebih sering menonton televisi.
 
Para peneliti dari Kingston University di London mengamati 123 preferensi orang dewasa yang melaporkan kebiasaan diri sendiri mengenai menonton televisi dan membaca buku.
 
Penulis studi Rose Turner dan timnya menemukan bahwa pecinta buku cenderung lebih peduli membantu orang lain. Sementara itu, penggemar televisi kurang empati terhadap orang lain dan dianggap kurang ramah.
 
Studi: Membaca Jadikan Anak Lebih Berempati daripada Menonton
(Sebuah penelitian terbaru menyebutkan anak yang dibiasakan membaca sejak kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berempati daripada anak yang lebih sering menonton televisi. Foto: Pexels.com)
 
Turner menjelaskan implikasi penelitian, dengan mengatakan, "Membaca adalah hobi universal dan kami secara teratur mendengar tentang orang tua mendorong anak membaca sejak usia muda untuk membantu memperkenalkan bahasa dan mengembangkan kosa kata mereka," katanya seperti dimuat dalam Parents.
 
Studi ini menunjukkan bahwa dengan cara yang berbeda, mereka yang terlibat dalam cerita fiksi dapat memengaruhi kecerdasan emosional dan perilaku empatik saat tumbuh besar.
 
Dengan kata lain, membaca untuk anak dan membaca bersama mereka berdampak positif pada keterampilan interpersonal mereka, di samping kemampuan orang tua sendiri.
 
Alasan membaca lebih bermanfaat pada pengembangan empati daripada menonton televisi, menurut Turner, "Ketika membaca kita membaca apa yang tertulis di halaman. Kita harus mengisi kekosongan saat kita melanjutkan membaca. Ini memberi kita kesempatan untuk mengembangkan keterampilan empatik saat kita mencoba memahami apa yang sedang dilalui karakter," katanya.
 
Berbeda dengan mereka yang menonton televisi. "Sedangkan ketika menonton sesuatu, kita sudah diberi banyak informasi mengenai hal itu."
 
Jadi, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan berpikir untuk diri mereka sendiri dan orang lain saat membaca buku lebih baik daripada saat menatap layar. Alasan lain untuk membatasi waktu layar, dan mengunjungi perpustakaan!
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif