Ketua panitia NEXT GENEROUSion, Hety A. Nurcahyani dan Direktur Filantropi Indonesia, Hamid Abidin---Medcom.id/Raka Lestari.
Ketua panitia NEXT GENEROUSion, Hety A. Nurcahyani dan Direktur Filantropi Indonesia, Hamid Abidin---Medcom.id/Raka Lestari.

Saatnya Anak Muda Menjadi Filantropi Indonesia

Rona bonus demografi
Raka Lestari • 26 Oktober 2019 10:09
Jakarta: Anak muda memiliki peran yang penting bagi keberlangsungan masa depan suatu negara. Dan di Indonesia sendiri, menurut survei yang dilakukan oleh McKinsey pada bulan Mei 2017 menyebutkan, Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki profil demografis paling muda, yaitu sekitar 60 persen populasi berusia di bawah 30 tahun. 
 
Dengan banyaknya populasi anak muda yang ada di Indonesia, organisasi Filantropi Indonesia (FI) menginspirasi, mendorong, dan memfasilitasi anak muda Indonesia untuk lebih peduli dan terlibat dalam berbagai inisiatif sosial melalui Festival Filantrop Muda 2019-Next GENEROUSin. 
 
Festival ini akan menampilkan dan mempromosikan beragam kegiatan filantropi dan inisiatif sosial anak muda dalam mengatasi berbagai persoalan sosial. Festival pertama yang mengusung aktivitas filantropi anak muda ini akan digelar pada 2-3 November 2018 di Epiwalk Kuningan, Jakarta. 
 
Hamid Abidin, Direktur Filantropi Indonesia menjelaskan mengenai pemilihan NEXT GENEROUSion sebagai nama festival, 
 
“Kami ingin mendorong dan mengkampanyekan NEXT GENEROUSion sebagai identitas dan spirit baru generasi muda Indonesia. Anak muda yang peduli dan memberi solusi terhadap persoalan sosial di sekitarnya melalui kegiatan filantropu dan inisiatif sosial yang dilakukan,” ujar Hamid, dalam acara Konferensi Pers NEXT GENEROUSion Festival, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 25 Oktober 2019. 
 
Menurut Hamid, festival ini sengaja digelar untuk memfasilitasi sekaligus mempromosikan berbagai kegiatan filantropi anak muda yang tengah marak dan berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Anak muda, khususnya kaum milenial, mulai menjadikan kegiatan filantropi sebagai gaya hidup dengan mendirikan yayasan atau komunitas untuk mengembangkan berbagai program/inisiatif sosial yang menjadi minat atau perhatiannya. Sebagian lainnya, menjadi pendukung, relawan (volunteer), donatur, dan influencer di berbagai organisasi sosial. 
 
Sementara Hety A. Nurcahyani, ketua panitia NEXT GENEROUSion, memaparkqn bahwa festival akan mengusung nilai dan semangat “Inspirasi, Kolaborasi, dan Aksi.” Selain memberikan inspirasi mengenai beragam model filantropi anak muda, festival ini juga mendorong terjadinya kolaborasi melalui interaksi pengunjung dengan peserta festival dan antar peserta festival.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif