Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan instrumen asesmen terstandar, objektif, dan kredibel guna mengukur capaian akademik murid pada jenjang pendidikan dasar. Hasil TKA diharapkan dapat dimanfaatkan luas oleh satuan pendidikan, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.
Hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA. Ketentuan ini bertujuan menghadirkan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, serta mengurangi ketergantungan pada penilaian yang beragam antar satuan pendidikan.
Sementera itu, hasil TKA jenjang SMA/SMK/sederajat berguna untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN). Pendaftar Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru diwajibkan mempunyai nilai TKA untuk mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Nah, berikut ini cara mengakses hasil TKA 2025:
Cara cek hasil TKA 2025
"Hasil kemampuan akademik sekarang sudah bisa kamu akases di laman TKA," tulis informasi di akun Instagram @pusmendik dikutip Jumat, 27 Februari 2026.Hasil TKA 2025 jenjang SMA/SMK/sederajat dapat diakses melalui laman resmi TKA,
tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka/. Peserta mesti Login dengan akun TKA yang terdaftar.
Hasil TKA tidak hanya dapat diakses oleh para siswa, tetapi juga dapat dilihat oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah. Masyarakat luas juga dapat melihat hasil TKA secara nasional.
Niai TKA 2025
TKA 2025 jenjang SMA/SMK/sederajat diikuti siswa kelas 12. Siswa menghadapi lima mata pelajaran (mapel), rinciannya tiga mapel wajib, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris serta dua mapel pilihan.Nilai TKA 2025 dapat dikatakan tidak memuaskan bahkan jeblok. Capaian siswa pada mapel wajib paling disorot.
Rerata nilai nasional pada mapel wajib tak ada yang menembus angka 60 dari skala 0-100. Misalnya, rerata nilai nasional mapel Bahasa Indonesia adalah 55,38, Matematika adalah 36,10,
dan Bahasa Inggris adalah 24,93.
Sebenarnya, seperti apa pengolahan nilai TKA 2025? Yuk simak penjelasannya!
Cara pengolahan TKA
Kepala Badan, Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menjelaskan penskoran TKA menggunakan Item Response Theory (IRT) model 2 parameter logistics. Model ini tidak hanya menghitung jawaban benar."Tapi mempertimbangkan tingkat kesulitan dan daya beda butir soal," kata Toni dalam Taklimat Media di Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.
Model ini membuat jumlah jawaban benar tak berbanding lurus dengan skor yang didapatkan. Misalnya, dua murid dengan jumlah jawaban benar sama, namun berbeda butir soal akan mendapatkan skor yang berbeda.
"Metode ini mampu membedakan kemampuan secara lebih adil dan informatif," tutur Toni.
Skor ini kemudian ditransformasikan menjadi nilai skala 0-100. Nilai batas kategori ditentukan melalui standar setting metode extended angof.
"Penentuann nilai batas melibatkan 125 orang guru bidang studi dari berbagai wilayah. Proses penentuan kategori dilakukan dengan prosedur baku, terdokumentasi dan iteratid dalam tiga putaran," beber Toni.
Nah, seperti apa capaian nasional TKA 2025 di semua mata pelajaran? Berikut datanya:
Rerata Nasional TKA 2025 Semua Mapel
1. Mapel Wajib
- Bahasa Indonesia: 55,38
- Matematika: 36,10
- Bahasa Inggris: 24,93
2. Mapel Pilihan
- PPKN: 60,91
- Antropologi: 70,43
- Projek Kreatif dan Kewirausahaan: 56,34
- Bahasa Indonesia (Lanjut): 68,02
- Matematika (Lanjut): 39,32
- Bahasa Inggris (Lanjut): 45,23
- Biologi: 54,40
- Sosiologi: 60,07
- Ekonomi: 31,68
- Kimia: 34,92
- Sejarah: 62,72
- Fisika: 37,65
- Geografi: 70,36
- Bahasa Arab: 64,97
- Bahasa Jepang: 55,21
- Bahasa Mandarin: 57,56
- Bahasa Jerman: 36,59
- Bahasa Korea: 28,55
- Bahasa Prancis: 45,05.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News