Pendaftaran dibuka mulai 11 Mei hingga 13 Juli 2026 melalui mekanisme SMUP Pascasarjana. Sebelum membahas lebih lanjut soal syarat dan cara daftarnya, yuk kenalan dulu dengan Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) 2026.
Apa itu Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) 2026?
BPDP merupakan program beasiswa yang dirancang khusus bagi lulusan S2 terbaik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S3 di Universitas Padjadjaran. Beasiswa ini mencakup biaya Pendidikan dan biaya riset selama 3 tahun.Penerima Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) akan melakukan riset doktoral di bawah supervise para Promotor Unggul dari Universitas Padjadjaran. Program ini hadir sebagai jembatan bagi mereka yang ingin mengembangkan riset dan berkontribusi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Nah, setelah mengenal BPDP 2026, yuk simak apa saja yang ditawarkan program beasiswa ini.
Benefit Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) 2026
Melansir laman smup.unpad.ac.id, penerima BPDP akan mendapatkan dua komponen pembiayaan, antara lain:- Tuition fee yang dibayarkan secara at cost.
- Dana riset maksimal Rp30.000.000 per tahun selama maksimal tiga tahun.
Persyaratan umum Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA)
- Berusia maksimal 35 tahun pada saat mendaftar
- IPK S2 bagi WNI minimal 3,5 skala 4, sedangkan mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Luar Negeri (WNA) mempunyai GPA min 3.5 skala 4
- Memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadajaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku, atau Tes Potensi Akademik (TPA) institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui UNPAD yaitu: PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, BAPPENAS
- Memiliki sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi penyelenggara resmi yang diakui UNPAD yaitu: 1. English Language Test (ELT)/Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI)/English Language Proficiency Test/Test of English Proficiency (TOEP); 2. International English Language Testing System (IELTS) minimal 6.0; 3. Test of English as a Foreign Language (TOEFL) IBT minimal 70
- Memiliki Surat Pernyataan Kesediaan Membimbing dari calon Ketua Promotor
- Memiliki Surat Rekomendasi (Letter of Recommendation) sebanyak 2 (dua) buah
- Mempunyai Surat Pernyataan Tujuan (Statement of Purpose)
- Membuat surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan Program Pascasarjana S3 dalam waktu 3 (tiga) tahun (template dapat diunduh pada tautan ini: https://smup.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/Surat-Pernyataan-Beasiswa-Program-Doktoral-Padjadjaran.docx)
- Membuat surat pernyataan kesediaan/tidak bersedia mengikuti program beasiswa dengan biaya mandiri (template dapat diunduh pada tautan ini: https://smup.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2026/05/Surat-Pernyataan-Biaya-Mandiri-Beasiswa-Program-Doktoral-Padjadjaran.docx)
Kriteria penilaian
Panitia seleksi akan mempertimbangkan beberapa hal dalam menentukan penerima beasiswa, yakni:- Kinerja akademik sebelumnya
- Nilai Tes Kemampuan Akademik dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris
- Hasil wawancara dengan calon promotor
- Motivasi dan potensi akademik yang tercermin dari Statement of Purpose
- Dokumen yang diunggah dan data yang diisikan peserta akan dilakukan verifikasi oleh Panitia Seleksi
Linimasa Pendaftaran
Berikut jadwal penting BPDP untuk Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Pascasarjana Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027:- Pendaftaran: 11 Mei–13 Juli 2026
- Ujian/Wawancara: 22–27 Juli 2026
- Pengumuman: 31 Juli 2026
Cara Daftar BPDP 2026
Pendaftaran BPDP 2026 dilakukan melalui mekanisme SMUP Pascasarjana. Informasi lengkap mengenai prosedur pendaftaran hingga daftar promotornya dapat diakses melalui laman smup.unpad.ac.id/beasiswa-program-doktoral-padjadjaran/.Yuk raih kesempatan melanjutkan studi doktoral di Universitas Padjadjaran melalui Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran (BPDP) 2026. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengembangkan riset dan berkontribusi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News