6 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi
6 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi (Foto: ist)
Jakarta: Ruam popok seringkali terjadi pada bayi di awal masa kehidupannya hingga berusia satu tahun. Ruam dapat terjadi jika area genital dalam keadaan basah dan lembap sehingga urine atau kotoran bercampur dengan bakteri.

Anda bisa mengatasi sendiri ruam popok yang umumnya akan hilang dalam tiga atau empat hari. Namun, jika ruam terlihat seperti sudah terinfeksi, Anda harus segera menemui dokter.

Adapun beberapa tanda infeksi seperti kulit melepuh, jerawat yang berisi nanah, kulit seperti tambalan berwarna kuning, luka terbuka, demam dan ruam tidak hilang setelah beberapa hari perawatan di rumah.


Untuk ruam popok yang disebabkan oleh infeksi ragi, dokter anak akan memberikan krim atau salep anti jamur yang dijual bebas ataupun atas resep dokter.

Apabila ruam popok berkembang, Anda dapat mengambil beberapa langkah berikut ini untuk menyembuhkan kulit anak Anda.

1. Jaga kebersihan dan kulit tetap kering dengan mengganti popoknya sesering mungkin.
2. Bilas area popoknya dengan baik setiap kali mengganti popok. Jangan gunakan lap yang mengandung alkohol atau wewangian. Anda bisa menyimpan kapas dalam air untuk mempermudah saat membersihkan dan menjaga tetap lembut.
3. Saat membersihkan, tepuk-tepuk kulitnya dan jangan digosok.
4. Gunakan salep untuk menjaga kulit tetap kering jika dirasa kulit sudah mulai agak memerah.
5. Jangan gunakan popok yang terlalu ketat dan pilih jenis popok untuk kulit sensitif atau menyerap lebih banyak.
6. Sesekali lepaskan popok dan biarkan terkena udara untuk mempercepat penyembuhan ruam.


 



(ELG)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id