Ilustrasi-Freepik
Ilustrasi-Freepik

Cara Bijak Menanggapi Pertanyaan 'Kenapa Belum Menikah?'

Rona romansa
Sunnaholomi Halakrispen • 30 Juli 2020 16:06
Jakarta: Ada orang yang punya banyak pertimbangan tentang calon pasangan hidupnya. Ada juga orang yang memiliki luka batin mendalam atau orang yang merasa tidak patut dicintai. Sehingga, mereka belum memiliki pacar atau kekasih.
 
Namun, orang lain mungkin berkata, 'wah terlalu memilih pasangan nih,' atau 'sudah punya pacar tetapi kok belum menikah? Kenapa?'. Lalu, bagaimana cara tepat unuk menangani pertanyaan ajaib tersebut?
 
Menurut Psikolog Klinis dan Sexuality Educator Inez Kristanti, M.Psi., Psikolog, perhatikan bagaimana konteks ketika orang itu menanyakan kepada Anda. Selain itu, pikirkan juga tentang apa tujuan yang ingin kita mau terhadap orang tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, ketika obrolan orang itu kita dapatkan di dalam konteks yang sedang berkumpul dengan keluarga atau teman lama yang sebenarnya tidak dekat dengan kita. Anda pun tahu kalau orang itu berbicara seperti itu hanya untuk basa-basi atau sekedar bertanya.
 
"Seperti (orang itu) tidak tahu mau ngomong apa (kepada kita), 'mana pasangannya? Kok masih sendiri?' Kalau konteksnya bercanda, mungkin aku akan lebih prefer dibalas dengan bercanda saja," ujar Inez dalam Ngobras Medcom.id.
 
"Kan enggak harus dibawa serius, misalkan dijawab dengan, 'oh iya masih ingin kerja karena aku lagi senang banget nih kerja. Tenang saja, aku pun enggak pusing. Jadi enggak usah dipusingin ya'," tambahnya.
 
Maka dari itu, kata Inez, sebaiknya ditanggapi dengan santai apabila memang konteksnya pun terbikang cukup santai. Akan tetapi, akan berbeda cerita untuk orang-orang yang cukup sering membicarakan hal itu kepada kita, atau dengan kata lain, membuat kita gerah (geram).
 
"Di situ kita bisa mengkomunikasikan apa pendapat kita secara lebih tegas. Misalnya (kita merasa) sepertinya kalau orang ini enggak dijelasin, dia akan bertanya lagi di kemudian hari. Jadi daripada repot menjelaskan lagi, lebih baik jelasin sekarang," paparnya.
 
"Kalau enggak akan ketemu lagi dengan orang itu atau jarang-jarang, mungkin ditanggapi sekenanya secara santai pun sudah cukup," pungkasnya.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif