Jakarta: Mantan anggota JKT48, Hasyakyla Utami atau Caca, kembali meramaikan industri musik Tanah Air lewat proyek band barunya, Mantradhara. Girlband yang menggabungkan unsur metal, pop, hip hop, EDM, hingga chiptune itu baru saja merilis single terbaru bertajuk "Yamien."
Lagu tersebut menjadi rilisan kedua Mantradhara setelah Abyss yang diperkenalkan pada tahun lalu. Menariknya, "Yamien" menjadi lagu pertama grup tersebut yang didominasi lirik berbahasa Indonesia sekaligus membuka arah musikal baru yang akan mereka usung di EP mendatang.
Meski mengangkat nama salah satu makanan populer, lagu "Yamien" ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Awalnya, lagu itu tidak bercerita tentang makanan. Namun, para personel merasa tema awal kurang sesuai sehingga akhirnya memilih mengangkat mie yamien, makanan favorit mereka, sebagai inspirasi utama.
"Konsep awalnya sederhana. Kami bikin semacam theater of mind. Ceritanya ada empat anak perempuan yang masih kelas satu SMA dan semuanya suka mie yamien. Suatu hari mereka mau ke kantin buat beli mie yamien, tapi malah ketemu kakak kakak kelas yang nyebelin, yang suka geng gengan dan nyolot. Berebutan mie yamien deh," ujar Zashika Ijes.
Meski demikian, para personel mengaku lirik lagu tersebut sengaja dibuat terbuka sehingga dapat dimaknai dengan berbagai cara.
"Tapi setelah dikembangin, kami merasa lagu ini bisa punya makna lain juga. Bisa ditafsirkan sebagai cerita hubungan antara perempuan dan pasangannya. Ibaratnya mie yamien itu cowok yang manis, dan banyak cewek yang suka," kata Gianna Putri.
Single "Yamien" ditulis oleh Faisal Triant bersama Ijes dan Avedis Mutter. Lagu ini sekaligus menjadi penanda perubahan identitas Mantradhara yang ke depan akan lebih banyak menggunakan lirik berbahasa Indonesia.
"Sebenarnya salah satunya karena menarik aja, ada girlband nyeleneh musiknya tapi liriknya bahasa Indonesia," ujar Hasyakyla mengenai keputusan tersebut.
Mantradhara beranggotakan Hasyakyla, Zashika Ijes, Gianna Putri, dan Tika Nistia. Di balik layar, mereka bekerja sama dengan dua produser yang sudah dikenal di skena musik independen Indonesia, yakni Avedis Mutter dari Aftercoma dan Strangers serta Faisaltriant, mantan personel Danger Ranger yang kini juga dikenal bersama For Revenge.
Secara musikal, Mantradhara mengusung perpaduan yang tidak lazim. Grup ini menggabungkan elemen K Pop dan anime dengan berbagai genre seperti metal, hip hop, pop, EDM, jazz, hingga chiptune. Kombinasi tersebut menjadi identitas yang membedakan mereka dari kebanyakan girl group di Indonesia.
Single "Yamien" kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital bersamaan dengan perilisan video musik resminya. Usai merilis lagu tersebut, Mantradhara juga mengaku siap tampil di panggung dengan membawakan sejumlah materi baru yang masih belum dirilis secara resmi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan