TIPS

Baru Pindah Rumah? Ini 5 Bagian yang Sering Lupa Dibersihkan

Rizkie Fauzian
Rabu 16 September 2026 / 18:32
Ringkasnya gini..
  • Sejumlah area rumah seperti lis lantai dan kabinet sering terlewat saat proses bersih-bersih.
  • Peralatan dapur, bagian belakang toilet, hingga penutup ventilasi perlu dibersihkan sebelum rumah digunakan.
  • Membersihkan area yang luput dapat membantu mengurangi penumpukan debu, kotoran, jamur, dan lumut.
Jakarta: Saat pindah rumah, perhatian biasanya tertuju pada proses packing, unpacking, dan menata barang agar rumah terlihat rapi. Namun, sebelum barang-barang dikeluarkan dari kardus, ada baiknya memastikan rumah dalam kondisi bersih.

Pasalnya, sejumlah area di rumah kerap luput dari perhatian saat bersih-bersih. Padahal, bagian seperti lis lantai, kabinet, hingga penutup ventilasi dapat menumpuk debu dan kotoran.

Pakar kebersihan pun menyarankan sejumlah area yang sebaiknya dibersihkan sebelum rumah mulai dipenuhi barang pindahan.

5 area yang lupa dibersihkan ketika pindah rumah

pindah rumah
Area yang lupa dibersihkan ketika pindah rumah. Foto: Freepik
 

1. Baseboard atau Lis Lantai

Baseboard atau lis plint merupakan bagian yang dipasang pada pertemuan dinding dan lantai. Letaknya yang rendah membuat area ini kerap terlewat saat membersihkan rumah.

Moba Murahwa, pembersih profesional sekaligus pendiri Cleaning Mama, mengatakan baseboard dan kusen pintu merupakan dua area yang sering terlewat dalam agenda bersih-bersih.

Menurut dia, debu dan kotoran dapat menumpuk di bagian tersebut. Untuk membersihkannya, gunakan vacuum cleaner atau kain mikrofiber yang ditempelkan pada gagang pel atau sapu agar lebih mudah menjangkau bagian bawah.

2. Peralatan Dapur

Rumah yang dijual atau disewakan dalam kondisi sudah dilengkapi furnitur terkadang juga memiliki peralatan dapur seperti oven, microwave, dan kulkas.

Meski bagian luar peralatan tersebut terlihat bersih, area yang sering disentuh tetap perlu dibersihkan sebelum digunakan.

Nakomi Feldmann, Direktur R&D di Bounty, menyarankan untuk membersihkan pintu dan gagang kulkas serta bagian lain yang sering disentuh sebelum kulkas diisi.

Murahwa juga menyebut oven dan microwave sebagai peralatan yang perlu mendapat perhatian.

Untuk microwave, ia menyarankan metode uap dengan memasukkan mangkuk yang aman untuk microwave berisi air dan cuka. Panaskan selama sekitar empat menit, kemudian seka bagian dalam microwave hingga bersih.

Sementara itu, bagian dalam oven dapat dibersihkan menggunakan pasta dari baking soda. Oleskan pasta pada dinding bagian dalam oven dan diamkan selama beberapa jam agar sisa makanan, minyak, dan lemak lebih mudah dibersihkan.

Setelah itu, seka pasta menggunakan spons basah. Jika masih terdapat residu putih, gunakan pembersih serbaguna atau larutan air dan cuka, kemudian seka kembali hingga bersih.
 

3. Bagian Luar dan Belakang Toilet

Toilet biasanya menjadi salah satu area pertama yang dibersihkan ketika menempati rumah baru. Namun, bagian luar dan belakang toilet sering kali luput dari perhatian.

Murahwa menyarankan penggunaan sarung tangan karet sebelum membersihkan area tersebut. Debu dan kotoran dapat disedot terlebih dahulu, kemudian semprotkan disinfektan pada bagian dasar toilet, lantai di sekitarnya, serta sekrup dan baut.

Diamkan selama sekitar tiga menit, lalu seka menggunakan spons basah. Setelah itu, keringkan seluruh area dengan kain mikrofiber.

Area di sekitar dasar dan belakang toilet perlu dijaga tetap kering karena kondisi lembap dapat mendukung pertumbuhan jamur dan lumut.

4. Bagian Dalam Kabinet

Kabinet di dapur dan kamar mandi juga menjadi area yang sering terlewat. Terlebih ketika penghuni baru tidak sabar membongkar barang dan langsung menyimpannya di dalam kabinet.

Sebelum digunakan, sedot debu pada bagian dalam kabinet. Jika terdapat rak atau laci yang dapat dilepas, keluarkan terlebih dahulu agar lebih mudah dibersihkan.

Jika ditemukan jamur atau lumut, bersihkan menggunakan pembersih serbaguna atau campuran cuka dan air. Setelah itu, bersihkan seluruh permukaan bagian dalam kabinet dan laci.

Semprotkan cairan pembersih pada permukaan, diamkan selama dua hingga tiga menit, kemudian seka menggunakan kain mikrofiber. Pastikan seluruh permukaan kering sebelum barang kembali disimpan.

5. Penutup Ventilasi

Penutup ventilasi juga sering luput saat membersihkan rumah. Padahal, debu, rambut, serbuk, dan kotoran lain dapat menumpuk pada bagian tersebut.

Murahwa menyarankan untuk mematikan sistem HVAC terlebih dahulu sebelum melepas penutup ventilasi. Setelah penutup dilepas, gunakan selang vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran yang berada di dalam ventilasi.

Penutup ventilasi kemudian dapat direndam dalam air hangat yang telah dicampur sabun cuci piring selama sekitar 20 menit. Gunakan sikat berbulu lembut, seperti sikat gigi, untuk membersihkan kotoran yang masih menempel.

Setelah selesai, keringkan penutup menggunakan kain mikrofiber sebelum dipasang kembali.

Momen tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memeriksa kondisi filter HVAC dan menggantinya jika diperlukan. Murahwa menyebut filter HVAC umumnya perlu diganti setiap 30 hingga 90 hari. (Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KIE)

MOST SEARCH