Suka Tidur Siang? Ternyata Ada Durasi yang Pas Biar Gak Ganggu Tidur Malam
- Tidur siang singkat bisa membantu mengurangi lelah dan meningkatkan kewaspadaan.
- Durasi 20–30 menit bisa menjadi pilihan agar tubuh mendapat waktu recharge tanpa terlalu grogi saat bangun.
- Tidur siang terlalu lama atau terlalu sore berpotensi mengganggu tidur malam.
Jakarta: Baru lewat jam makan siang, mata mulai berat, fokus buyar, dan rasanya pengin rebahan sebentar? Kalau sering mengalami hal ini, tidur siang ternyata gak selalu berarti malas.
Tidur sebentar justru bisa membantu tubuh dan otak kembali segar sebelum lanjut beraktivitas. Mayo Clinic, pusat medis akademik nonprofit di Amerika Serikat, menjelaskan tidur siang dapat membantu mengurangi rasa lelah.
Selain itu juga dapat meningkatkan kewaspadaan, memperbaiki suasana hati, serta mendukung performa dan kemampuan belajar. Jadi, power nap memang bisa jadi cara simpel buat recharge di tengah hari.
Sleep Foundation, organisasi yang berfokus pada edukasi dan kesehatan tidur, juga menjelaskan tidur siang singkat dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan fungsi kognitif. Tapi, tidur siang tetap nggak bisa menggantikan tidur malam yang cukup.

(Dr. Kevin Adrian via Alodokter mengatakan sebaiknya tidur siang tidak terlalu lama, sekitar 10–20 menit dan tidak lebih dari 30 menit. Foto: AI Generated)
Jangan sampai niat power nap malah bablas
Nah, ini yang sering kejadian. Niatnya cuma merem sebentar, eh bangun-bangun sudah 2 jam berlalu. Bukannya makin fresh, kepala malah terasa berat.
Untuk kebanyakan orang, 20–30 menit bisa jadi durasi yang pas. Mayo Clinic merekomendasikan tidur siang singkat karena durasi ini cukup membantu mengurangi lelah tanpa terlalu lama masuk ke tahap tidur yang lebih dalam.
Tidur singkat juga membuat kamu lebih mudah kembali beraktivitas setelah bangun. Jadi, kalau cuma butuh recharge sebelum lanjut kerja atau beraktivitas, nggak perlu sampai berjam-jam.
Jam tidur siang juga jangan asal
Bukan cuma durasi, waktu tidur siang juga perlu diperhatikan. Mayo Clinic menyarankan tidur siang dilakukan pada awal hingga pertengahan siang.
Kalau baru tidur saat sore menjelang malam, rasa kantuk yang seharusnya muncul pada malam hari bisa ikut berkurang. Alhasil, jam tidur mundur dan kamu malah susah mengantuk ketika waktunya tidur.
Makanya, kalau mau power nap, coba lakukan lebih awal dan pasang alarm. Jangan kasih kesempatan “lima menit lagi” berubah jadi sesi tidur panjang.
Tidur malam tetap yang utama
CDC atau Centers for Disease Control and Prevention, badan kesehatan masyarakat federal Amerika Serikat, merekomendasikan orang dewasa usia 18–60 tahun tidur setidaknya 7 jam setiap malam.
Jadi, tidur siang sebaiknya bukan dijadikan pengganti karena sering begadang. Kalau malam sebelumnya kurang tidur, tidur siang singkat memang bisa membantu meningkatkan kewaspadaan untuk sementara.
Namun, kalau setiap hari harus tidur siang lama agar bisa berfungsi normal, pola tidur malam tetap perlu diperhatikan.
Jadi, tidur siang boleh banget. Kuncinya ada di durasi dan waktunya. Cukup sekitar 20–30 menit pada siang hari supaya bisa recharge tanpa bikin jadwal tidur malam ikut berantakan.
Desi Indasari
(TIN)