Namun, apakah semua suara burung memberi efek yang sama bagi pendengarnya? Ternyata, tidak semua suara burung enak didengar.
Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan ada suara burung yang sangat menenangkan, tetapi ada pula yang terdengar mengganggu, seperti gesekan kapur pada papan tulis.
Lantas, suara burung apa yang menempati peringkat teratas sebagai kicauan terindah dan terburuk menurut sains?
Blackbird Juara Kicauan Paling Menenangkan
Berdasarkan penelitian University of Tübingen di Jerman, burung Common Blackbird (Turdus merula) menempati peringkat pertama sebagai pemilik kicauan paling menenangkan. Dalam studi tersebut, para peneliti meminta 84 responden menilai 123 jenis suara burung yang berbeda.Hasilnya, nada panggilan kawin blackbird jantan dinilai paling efektif membuat pendengarnya santai. Sebaliknya, peringkat terbawah, yaitu ke-123, ditempati burung serak jawa (Barn Owl atau Tyto alba).
Pekikan tinggi burung hantu ini dinilai paling tidak menyenangkan. Sebagai perbandingan, burung gereja (House Sparrow) berada di peringkat ke-60 dan itik jambul (Tufted Duck) di peringkat ke-68.
Sementara itu, merpati liar (Feral Pigeon) berada di urutan ke-101. Peringkat tersebut menunjukkan bahwa tidak semua burung yang akrab di sekitar manusia memiliki suara yang menenangkan.

Turdus merula, burung dengan kicauan paling indah. DOK Pexels
Sains di Balik Indahnya Kicauan Burung
Apa yang membuat satu nada burung terdengar indah, sementara yang lain terdengar sangat mengganggu? Para peneliti menemukan nada yang paling disukai manusia cenderung memiliki pola beragam dan frekuensi lebih tinggi.Namun, frekuensi tersebut masih berada dalam batas pendengaran manusia, sehingga tidak membuat telinga sakit. Dr. Nadine Kalb, salah satu penulis studi tersebut, menjelaskan otak manusia secara alami merespons frekuensi dan amplitudo suara tertentu.
“Manusia secara alami menyukai suara yang lebih bervariasi dengan amplitudo dan frekuensi sedang. Nada seperti ini memberi sinyal biologis bahwa lingkungan di sekitar aman, sehat, dan memulihkan,” ujar Nadine Kalb, dikutip dari laman Science Focus, Senin, 21 September 2026.
Selain karakter suaranya, anggapan manusia terhadap spesies burung tertentu juga memengaruhi penilaian mereka terhadap keindahan suara. Faktor tersebut membuat penilaian terhadap kicauan burung tidak sepenuhnya bersifat objektif.

Tyto alba, burung dengan kicauan paling buruk. DOK Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian
Daftar 5 Kicauan Burung Terindah dan Terburuk Versi Sains
Berikut daftar lima burung dengan suara paling menenangkan dan paling mengganggu berdasarkan hasil penelitian. Peringkat ini disusun dari penilaian para responden terhadap 123 jenis suara burung.5 Burung dengan Suara Paling Menenangkan
- Common Blackbird/Sikatan Hitam (Turdus merula)
- Willow Warbler (Phylloscopus trochilus)
- Blackcap (Sylvia atricapilla)
- Mistle Thrush (Turdus viscivorus)
- Garden Warbler (Sylvia borin)
5 Burung dengan Suara Paling Mengganggu
- Barn Owl/Serak Jawa (Tyto alba)
- Egyptian Goose/Angsa Mesir (Alopochen aegyptiaca)
- Grey Heron/Cangak Abu (Ardea cinerea)
- Peregrine Falcon/Alap-alap Sapi (Falco peregrinus)
- Eurasian Jay (Garrulus glandarius)
Itulah ulasan mengenai daftar kicauan burung terindah dan terburuk versi sains. Semoga informasi ini menambah wawasan Sobat Medcom, ya! (Talitha Islamey)