Presiden ke-7 RI Joko Widodo memperlihatkan ijazahnya kepada publik. DOK
Presiden ke-7 RI Joko Widodo memperlihatkan ijazahnya kepada publik. DOK

Perdana! Jokowi Tunjukkan Ijazah Kehutanan UGM dan Ungkap Rekam Akademik

Renatha Swasty • 05 November 2026 13:30
Ringkasnya gini..
  • Presiden ke-7 RI Joko Widodo memperlihatkan ijazah asli S1 Kehutanan UGM di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
  • Jokowi hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan dr Tifa.
  • Merasa dirugikan secara imateril, Jokowi menegaskan tuduhan tersebut merusak reputasi dan menurunkan level kepercayaan publik.
Jakarta: Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk pertama kalinya memperlihatkan ijazah jenjang pendidikan tingginya kepada publik. Jokowi memperlihatkan bukti ijazah lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). 

Jokowi memperlihatkan ijazahnya saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa. Setelah memperlihatkan ijazahnya kepada hakim, Jokowi memperlihatkannya kepada publik.  

Jokowi mengaku keberatan dengan tuduhan yang dialamatkan padanya. Karena itu, dia datang ke sidang dan memperlihatkan langsung ijazahnya.

"Keberatan semuanya, Yang Mulia. Wong melihat ijazah aslinya saja belum pernah kok sudah bisa menyimpulkan ijazah palsu gimana. Saya itu kadang-kadang enggak ngerti logika berpikirnya seperti apa," kata Jokowi dalam sidang, Kamis, 5 November 2026.

Terkait tuduhan itu, Jokowi menyebut mendapat kerugian imateril seperti nama baik dan keluarganya. Dia merasa dihina dan direndahkan lebih-lebih dituduh menggunakan ijazah palsu untuk mencalonkan diri sebagai wali kota dua kaali, gubernur satu kali dan Presiden dua kali. 

"Tercemar reputasi saya. Survei terakhir, 18 persen masyarakat percaya ijazah saya palsu. Jika dikonversi itu sama dengan 34 juta orang percaya. Itu mengurangi kepercayaan publik terhadap saya," tutur dia.
 
Dalam sidang itu, Jokowi mengungkap memulai pendidikan jenjang sekolah dasar di SD Negeri 111 Kota Surakarta, kemudian SMP Negeri 1 Kota Surakarta dan SMA Negeri 6 Kota Surakarta.

"Kemudian melanjutkan S1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yang Mulia," beber dia.

Jokowi menjelaskan semasa mengemban ilmu di Fakultas Kehutanan UGM, kampus tidak memberlakukan sistem pembagian jurusan. Melainkan, mahasiswa diberikan kebebasan memilih jumlah mata kuliah pilihan yang dikenal berdasarkan bidang peminatan.

Selama kuliah, dia banyak mengambil mata kuliah pilihan di bidang teknologi hasil hutan atau teknologi kayu, seperti mata kuliah struktur dan sifat kayu. Dia juga mengambil mata kuliah pengeringan kayu, pengawetan kayu, pulp dan kertas, industri kayu lapis, hingga kuliah penggergajian. 

“Kami para mahasiswa itu diberikan pilihan untuk mengambil mata kuliah. Nah, di situlah kami ada yang menyebut, oh kamu di jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan,” papar Jokowi.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan