Hal itu mendorong Akademi Perempuan NasDem (APN) bakal menyelenggarakan APN Woman’s Writing Clinic bertajuk “Perempuan Menulis, Agensi Strategis” dalam rangka memperingati HUT ke-15 Partai NasDem. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi perempuan untuk mengasah keterampilan menulis esai dan opini (op-ed) sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam memproduksi gagasan, membentuk opini publik, dan memengaruhi arah kebijakan.
“Menulis bukan sekadar merangkai kata. Menulis merupakan cara membangun pengetahuan, menyuarakan pengalaman yang kerap diabaikan, menggugat ketidakadilan, serta memengaruhi kebijakan dan masa depan bangsa,” kata anggota Tim Pengarah APN, Eva Sundari, Rabu, 21 Oktober 2026.
Melalui klinik menulis ini, APN mendorong perempuan menjadikan tulisan sebagai instrumen strategis dalam memperjuangkan kepentingan publik. Kemampuan menulis yang tajam, bernas, dan berbasis argumentasi diperlukan agar perspektif perempuan tidak hanya terdengar, tetapi juga diperhitungkan dalam ruang publik dan proses pengambilan keputusan.
Kegiatan akan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 09.00-15.00 WIB secara daring. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat hadir memberikan pengantar. Sementara itu, Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Abdul Kohar dan Redaktur Medcom.id, Citra Larasati berbagi perspektif mengenai penulisan opini dan dinamika media. Kegiatan dipandu oleh Shanti Ruwyastuti sebagai moderator.
APN Woman’s Writing Clinic. DOK APN
Melalui pertemuan dengan para praktisi media, peserta diharapkan memperoleh pemahaman lebih kuat mengenai bagaimana mengembangkan gagasan menjadi tulisan yang relevan, menyusun argumentasi yang meyakinkan, serta menyampaikan isu secara efektif kepada publik.
Klinik ini juga menempatkan pengalaman perempuan sebagai sumber pengetahuan yang penting. Berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, ekonomi, politik, dan lingkungan perlu diartikulasikan menjadi gagasan yang mampu memperkaya perdebatan publik dan mendorong perubahan.
“Penguatan kapasitas menulis merupakan bagian dari upaya membangun kepemimpinan perempuan. Agensi strategis berarti kemampuan perempuan untuk mengambil inisiatif, menentukan agenda, memproduksi gagasan, dan berpartisipasi aktif dalam membentuk keputusan yang memengaruhi kehidupan bersama," kata Ketua APN, Amelia Anggraini.
Perempuan diharapkan mampu memperluas jangkauan gagasannya, mengangkat isu-isu yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, serta berkontribusi dalam pembentukan kebijakan yang lebih adil dan inklusif dengan keterampilan menulis yang semakin kuat.
APN berharap Woman’s Writing Clinic menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ekosistem pembelajaran dan kepemimpinan perempuan. Sekaligus, mendorong lahirnya lebih banyak penulis perempuan yang mampu berkontribusi dalam diskursus kebangsaan.
APN mendorong premis perempuan menulis, perempuan memimpin, perempuan mengubah dunia. Tulisan yang lahir dari kejernihan berpikir, keberanian bersuara, dan keberpihakan pada keadilan dapat melampaui ruang dan waktu, menginspirasi generasi berikutnya, serta menjadi bagian dari perubahan bangsa.