Di samping itu, Aquarius menjadi zodiak dengan jumlah penduduk paling sedikit. Data tersebut dilihat dari distribusi tanggal kelahiran masyarakat Indonesia sepanjang tahun.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan data tersebut diperoleh dari hasil pengolahan tanggal lahir seluruh penduduk Indonesia. Data ini telah tercatat dalam administrasi kependudukan.
| Baca juga: Wamen Stella Cerita Alasan Pindahkan Putranya dari Beijing ke Indonesia dan Tak Pilih Sekolah Internasional |
"Yang terbanyak kalau melihat jumlah ini adalah Cancer. Tapi jangan sampai penyakitnya ya, zodiaknya. Disusul Taurus, Gemini, dan sebagainya," kata Teguh dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I 2026 dikutip Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Teguh, data ini hanya menggambarkan persebaran tanggal lahir penduduk. Data ini tidak berkaitan dengan kepercayaan terhadap zodiak masyarakat.
12 Zodiak Berdasarkan Jumlah Penduduk Indonesia
Berdasarkan data Dukcapil, berikut urutan zodiak dari yang terbanyak hingga paling sedikit:
- Cancer: 25.901.943
- Taurus: 24.921.845
- Gemini: 24.812.207
- Leo: 24.700.895
- Virgo: 24.643.088
- Libra: 23.804.844
- Aries: 23.727.575
- Scorpio: 23.689.159
- Capricorn: 22.924.781
- Pisces: 22.757.236
- Sagittarius: 22.693.445
- Aquarius: 20.562.057
Selain mengungkap persebaran zodiak, Teguh juga membeberkan fakta unik lain dari data kependudukan Indonesia. Salah satunya, terdapat lebih dari 129 ribu penduduk yang lahir pada 29 Februari, sehingga secara kalender hanya merayakan ulang tahun setiap empat tahun sekali.
"Ada lebih dari 129 ribu penduduk kita yang ulang tahunnya empat tahun sekali karena lahir pada 29 Februari," ujarnya.
Teguh mengatakan data-data tersebut menunjukkan informasi kependudukan dapat diolah menjadi berbagai gambaran menarik mengenai karakteristik masyarakat Indonesia. Namun kata dia data ini tetap memiliki fungsi utama sebagai basis administrasi negara.
| Baca juga: Play-Based Learning, Ini Alasan Kenapa MPLS PAUD Harus Fokus Bermain Dulu |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda