Jakarta: Menjadi juara dalam kompetisi debat tidak berhenti pada piala dan penghargaan. Sebanyak 15 pelajar terbaik dari Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris 2026 akan mendapat pembinaan untuk mengembangkan kemampuan mereka hingga ke forum internasional melalui Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN).
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan International Global Network (IGN). Dari 15 talenta yang dibina, tiga peserta terbaik akan mendapat pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 15-18 Januari 2027.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono mengatakan kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan talenta peserta didik secara berkelanjutan. Menurut dia, prestasi yang diraih peserta didik perlu diikuti dengan ruang untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman mereka.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IGN. Apa yang dijalankan oleh IGN bersama dengan Puspresnas ini adalah bagian dari semangat yang selalu digaungkan oleh Bapak Menteri Prof. Abdul Mu'ti, bahwa partisipasi semesta harus terus dijalankan dalam rangka pengembangan talenta," ujar Irene dalam keterangan tertulis, Jumat 11 September 2026.
Irene mengatakan terdapat empat prinsip yang perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan talenta muda. Yakni kolaborasi, keberlanjutan, inklusivitas, dan berorientasi pada kepentingan murid.
"Kami harapkan semoga kesempatan ini tetap terus berlanjut untuk terus mengembangkan talenta-talenta terbaik Indonesia," katanya.
Sementara itu, Presiden IGN Muhammad Fahrizal mengatakan pihaknya ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk mendapatkan pengalaman di tingkat internasional. Menurut dia, forum seperti AYIMUN dapat menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara.
"Ceremony ini adalah langkah awal yang IGN harap dapat menjadi kontribusi khususnya untuk anak-anak muda Indonesia. Kami memiliki satu concern bagaimana memberikan ruang bagi anak muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan melalui kerja sama ini kami bisa membersamai adik-adik di level internasional," kata Fahrizal.
Ia menjelaskan 15 finalis terbaik LDI akan mendapatkan pembinaan. Tiga peserta terbaik kemudian akan memperoleh pembiayaan penuh untuk mengikuti AYIMUN di Kuala Lumpur.
"Kami akan membina 15 anak-anak finalis terbaik dari kompetisi Lomba Debat Indonesia dan tiga terbaik akan kita biayai penuh untuk mengikuti kegiatan AYIMUN Kuala Lumpur di bulan Januari 2027," ujarnya.
Para peserta yang menjadi sasaran program merupakan peraih The Best Speaker LDI Bahasa Inggris 2026 kategori individu jenjang pendidikan menengah. Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti AYIMUN 24th yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara dalam forum simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau Model United Nations (MUN).
Dalam forum tersebut, peserta akan membahas berbagai isu global dan menyusun resolusi atas persoalan yang menjadi agenda pembahasan. Pengalaman itu menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menerapkan kemampuan berbicara dan berargumentasi dalam konteks yang lebih luas.
Pembinaan juga diarahkan untuk mengembangkan sejumlah kompetensi, mulai dari public speaking, diplomasi, negosiasi, berpikir kritis, hingga kepemimpinan lintas budaya. Kemampuan tersebut dinilai penting bagi talenta muda ketika berhadapan dengan persoalan dan lingkungan yang lebih beragam di tingkat internasional.
Dengan skema tersebut, prestasi dalam kompetisi debat tidak berhenti setelah peserta menerima penghargaan. Para talenta juga mendapat kesempatan untuk melanjutkan proses belajar melalui pengalaman internasional yang dapat memperluas wawasan dan kemampuan mereka.
Selain pengembangan talenta melalui LDI, sejumlah program yang diselenggarakan IGN juga telah melalui kurasi Puspresnas. AYIMUN Chapter di tingkat nasional mendapat rating bintang tiga dari lima dan masuk kategori kompetisi tingkat nasional.
AYIMUN Virtual Conference di tingkat internasional mendapat rating bintang empat dari lima dan masuk kategori kompetisi virtual internasional. Sementara AYIMUN dan AWMUN internasional disebut mendapat rating bintang empat dari lima dalam kurasi Puspresnas.
Kerja sama Puspresnas dan IGN diharapkan menjadi salah satu bentuk pengembangan talenta yang menghubungkan prestasi kompetisi dengan pengalaman belajar lanjutan. Dengan kesempatan tersebut, pelajar berprestasi tidak hanya didorong menjadi pemenang lomba, tetapi juga dipersiapkan untuk memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan kepemimpinan dalam lingkungan global.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan