Ilustrasi Pelajar Membaca Buku di Perpustakaan. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Ilustrasi Pelajar Membaca Buku di Perpustakaan. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

Daftar Negara Terbaik di Dunia dalam Bidang Membaca, Didominasi Asia

Renatha Swasty • 28 September 2026 22:04
Ringkasnya gini..
  • Negara-negara Asia seperti Singapura, China, dan Taiwan mendominasi posisi teratas skor kemampuan membaca PISA 2025.
  • Singapura berada di peringkat pertama dengan skor 535 berkat penerapan kurikulum literasi yang terstruktur sejak dasar.
  • Skor membaca siswa Indonesia naik 6 poin menjadi 365, diiringi lonjakan partisipasi siswa di era pembelajaran digital.
Jakarta: Kemampuan membaca siswa di berbagai negara kembali diukur melalui Programme for International Student Assessment (PISA) 2025. Hasilnya dipublikasikan pada September 2026 dan menunjukkan negara-negara Asia mendominasi peringkat teratas.

Penilaian ini mengurutkan 40 negara dan wilayah berdasarkan rata-rata skor membaca siswa. PISA dilakukan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) untuk mengukur kemampuan siswa usia 15 tahun dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan pada masalah dunia nyata.

Penilaian 2025 melibatkan lebih dari 760 ribu siswa. Jumlah tersebut mewakili sekitar 33 juta anak usia 15 tahun. Lantas, negara mana yang paling unggul dalam bidang membaca? Yuk, simak informasinya berikut ini.

Daftar Negara Terbaik di Dunia dalam Bidang Membaca

Berikut daftar negara dengan skor membaca PISA 2025 tertinggi. Daftar ini memuat 17 dari 40 negara dan wilayah yang dinilai.

1. Singapura

  • Peringkat: 1
  • Skor rata-rata membaca PISA: 535

2. China

  • Peringkat: 2
  • Skor rata-rata membaca PISA: 527

3. Taiwan

  • Peringkat: 3
  • Skor rata-rata membaca PISA: 508

4. Jepang

  • Peringkat: 4
  • Skor rata-rata membaca PISA: 503

5. Makau

  • Peringkat: 5
  • Skor rata-rata membaca PISA: 501

6. Korea Selatan

  • Peringkat: 5
  • Skor rata-rata membaca PISA: 501

7. Irlandia

  • Peringkat: 7
  • Skor rata-rata membaca PISA: 500

8. Estonia

  • Peringkat: 8
  • Skor rata-rata membaca PISA: 499

9. Selandia Baru

  • Peringkat: 9
  • Skor rata-rata membaca PISA: 497

10. Inggris

  • Peringkat: 10
  • Skor rata-rata membaca PISA: 494

11. Australia

  • Peringkat: 11
  • Skor rata-rata membaca PISA: 491

12. Kanada

  • Peringkat: 12
  • Skor rata-rata membaca PISA: 490

13. Amerika Serikat

  • Peringkat: 12
  • Skor rata-rata membaca PISA: 490

14. Polandia

  • Peringkat: 14
  • Skor rata-rata membaca PISA: 482

15. Hong Kong

  • Peringkat: 15
  • Skor rata-rata membaca PISA: 480

16. Finlandia

  • Peringkat: 16
  • Skor rata-rata membaca PISA: 474

17. Italia

  • Peringkat: 16
  • Skor rata-rata membaca PISA: 474
   

Negara Asia Kuasai Peringkat Teratas

Singapura menempati peringkat pertama dengan skor 535, disusul China dengan 527. Taiwan berada di peringkat ketiga dengan skor 508, lalu Jepang dengan 503.

Makau dan Korea sama-sama meraih 501 dan berbagi peringkat kelima. Dengan begitu, enam posisi teratas seluruhnya diisi sistem pendidikan Asia.

Mengutip Visual Capitalist, Singapura unggul berkat kurikulum literasi yang terstruktur. Kurikulum ini memadukan membaca terbimbing, diskusi, dan bantuan khusus bagi siswa yang tertinggal sejak sekolah dasar.

Kurikulum bahasa Inggris di Singapura juga menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Siswa dilatih membuat kesimpulan, menilai argumen, mencari bukti, dan memaknai berbagai jenis teks secara kritis.

Irlandia Terbaik di Eropa

Irlandia mencatat skor tertinggi di antara negara Eropa, yaitu 500. Estonia menyusul dengan skor 499, sedangkan Inggris melengkapi tiga besar Eropa dengan skor 494.

Beberapa ekonomi besar Eropa berada lebih dekat dengan rata-rata OECD yang sebesar 461. Jerman meraih 465, sementara Prancis dan Spanyol berada di bawah rata-rata dengan skor 456 dan 451.

Skor Amerika Serikat dan Kanada Seri

Amerika Serikat dan Kanada sama-sama meraih skor 490 dan berbagi peringkat ke-12. Skor ini 29 poin di atas rata-rata OECD, tetapi masih di bawah Inggris, Australia, Irlandia, dan Estonia.

Riset terbaru menunjukkan minat membaca untuk hiburan di Amerika Serikat terus turun. Pada 2025, hanya 16,1 persen warga berusia 15 tahun ke atas yang membaca untuk bersantai pada hari biasa, turun dari 27 persen pada 2005.

Bagaimana dengan Indonesia?

Meski tidak termasuk ke jajaran negara dengan skor tertinggi, kemampuan membaca murid Indonesia dalam PISA 2025 tercatat mengalami kenaikan 6 poin menjadi 365. Peningkatan ini dinilai sangat mengesankan di tengah tren penurunan skor rata-rata yang dialami oleh sebagian besar negara OECD.

Mengutip laman puslapdik.kemendikdasmen.go.id, capaian tersebut semakin berarti karena Coverage Index Indonesia melonjak dari 0,46 pada tahun 2003 menjadi 0,90 pada PISA 2025. OECD bahkan mengapresiasi keberhasilan Indonesia dalam memperluas akses pendidikan formal tanpa harus mengorbankan kualitas.

Selain itu, pelajar di Indonesia juga menunjukkan tingkat keingintahuan yang tinggi serta kemampuan belajar mandiri yang baik. Mereka bahkan tercatat lebih sering terlibat dalam pembelajaran untuk menilai kredibilitas konten dari kecerdasan buatan (AI) dibanding banyak negara lain.

Sobat Medcom, itulah informasi mengenai negara terbaik di bidang membaca berdasarkan PISA 2025. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan