Penilaian ini mengurutkan 40 negara dan wilayah berdasarkan rata-rata skor membaca siswa. PISA dilakukan oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) untuk mengukur kemampuan siswa usia 15 tahun dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan pada masalah dunia nyata.
Penilaian 2025 melibatkan lebih dari 760 ribu siswa. Jumlah tersebut mewakili sekitar 33 juta anak usia 15 tahun. Lantas, negara mana yang paling unggul dalam bidang membaca? Yuk, simak informasinya berikut ini.
Daftar Negara Terbaik di Dunia dalam Bidang Membaca
Berikut daftar negara dengan skor membaca PISA 2025 tertinggi. Daftar ini memuat 17 dari 40 negara dan wilayah yang dinilai.1. Singapura
- Peringkat: 1
- Skor rata-rata membaca PISA: 535
2. China
- Peringkat: 2
- Skor rata-rata membaca PISA: 527
3. Taiwan
- Peringkat: 3
- Skor rata-rata membaca PISA: 508
4. Jepang
- Peringkat: 4
- Skor rata-rata membaca PISA: 503
5. Makau
- Peringkat: 5
- Skor rata-rata membaca PISA: 501
6. Korea Selatan
- Peringkat: 5
- Skor rata-rata membaca PISA: 501
7. Irlandia
- Peringkat: 7
- Skor rata-rata membaca PISA: 500
8. Estonia
- Peringkat: 8
- Skor rata-rata membaca PISA: 499
9. Selandia Baru
- Peringkat: 9
- Skor rata-rata membaca PISA: 497
10. Inggris
- Peringkat: 10
- Skor rata-rata membaca PISA: 494
11. Australia
- Peringkat: 11
- Skor rata-rata membaca PISA: 491
12. Kanada
- Peringkat: 12
- Skor rata-rata membaca PISA: 490
13. Amerika Serikat
- Peringkat: 12
- Skor rata-rata membaca PISA: 490
14. Polandia
- Peringkat: 14
- Skor rata-rata membaca PISA: 482
15. Hong Kong
- Peringkat: 15
- Skor rata-rata membaca PISA: 480
16. Finlandia
- Peringkat: 16
- Skor rata-rata membaca PISA: 474
17. Italia
- Peringkat: 16
- Skor rata-rata membaca PISA: 474
Negara Asia Kuasai Peringkat Teratas
Singapura menempati peringkat pertama dengan skor 535, disusul China dengan 527. Taiwan berada di peringkat ketiga dengan skor 508, lalu Jepang dengan 503.Makau dan Korea sama-sama meraih 501 dan berbagi peringkat kelima. Dengan begitu, enam posisi teratas seluruhnya diisi sistem pendidikan Asia.
Mengutip Visual Capitalist, Singapura unggul berkat kurikulum literasi yang terstruktur. Kurikulum ini memadukan membaca terbimbing, diskusi, dan bantuan khusus bagi siswa yang tertinggal sejak sekolah dasar.
Kurikulum bahasa Inggris di Singapura juga menekankan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Siswa dilatih membuat kesimpulan, menilai argumen, mencari bukti, dan memaknai berbagai jenis teks secara kritis.
Irlandia Terbaik di Eropa
Irlandia mencatat skor tertinggi di antara negara Eropa, yaitu 500. Estonia menyusul dengan skor 499, sedangkan Inggris melengkapi tiga besar Eropa dengan skor 494.Beberapa ekonomi besar Eropa berada lebih dekat dengan rata-rata OECD yang sebesar 461. Jerman meraih 465, sementara Prancis dan Spanyol berada di bawah rata-rata dengan skor 456 dan 451.
Skor Amerika Serikat dan Kanada Seri
Amerika Serikat dan Kanada sama-sama meraih skor 490 dan berbagi peringkat ke-12. Skor ini 29 poin di atas rata-rata OECD, tetapi masih di bawah Inggris, Australia, Irlandia, dan Estonia.Riset terbaru menunjukkan minat membaca untuk hiburan di Amerika Serikat terus turun. Pada 2025, hanya 16,1 persen warga berusia 15 tahun ke atas yang membaca untuk bersantai pada hari biasa, turun dari 27 persen pada 2005.
Bagaimana dengan Indonesia?
Meski tidak termasuk ke jajaran negara dengan skor tertinggi, kemampuan membaca murid Indonesia dalam PISA 2025 tercatat mengalami kenaikan 6 poin menjadi 365. Peningkatan ini dinilai sangat mengesankan di tengah tren penurunan skor rata-rata yang dialami oleh sebagian besar negara OECD.Mengutip laman puslapdik.kemendikdasmen.go.id, capaian tersebut semakin berarti karena Coverage Index Indonesia melonjak dari 0,46 pada tahun 2003 menjadi 0,90 pada PISA 2025. OECD bahkan mengapresiasi keberhasilan Indonesia dalam memperluas akses pendidikan formal tanpa harus mengorbankan kualitas.
Selain itu, pelajar di Indonesia juga menunjukkan tingkat keingintahuan yang tinggi serta kemampuan belajar mandiri yang baik. Mereka bahkan tercatat lebih sering terlibat dalam pembelajaran untuk menilai kredibilitas konten dari kecerdasan buatan (AI) dibanding banyak negara lain.
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai negara terbaik di bidang membaca berdasarkan PISA 2025. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
Baca Juga :