Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid. DOK YouTube Metro TV
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid. DOK YouTube Metro TV

Profil Lengkap Nusron Wahid, Menteri ATR/BPN yang Kini Jadi Sorotan

Renatha Swasty • 22 September 2026 17:34
Ringkasnya gini..
  • Nusron Wahid memulai karier sebagai wartawan, akademisi, politikus Golkar, hingga kini menjabat Menteri ATR/BPN di Kabinet Merah Putih.
  • Namanya tersorot publik setelah disebut dalam sidang kasus korupsi kuota haji terkait posisinya sebagai eks Ketua Pansus Haji DPR RI.
  • Di Kementerian ATR/BPN, ia fokus memberantas mafia tanah, mempercepat sertifikasi, serta menertibkan administrasi pertanahan nasional.
Jakarta: Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mencuri perhatian publik setelah namanya terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji. Kasus tersebut saat ini tengah menjerat mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Nama Nusron diungkit oleh mantan Staf Khusus Menag Yaqut, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), saat membahas dugaan uang komitmen di hadapan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI.

“Permintaan itu pokoknya yang diminta USD1 juta USD, saya hanya bisa nyiapin USD400.000,” kata Gus Alex dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Selasa, 22 September 2026.

Nusron pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pansus Haji DPR RI yang dibentuk pada 2024. Meski begitu, kemunculan nama Nusron dalam persidangan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatannya dalam perkara korupsi tersebut.

Sebelum isu kuota haji ini bergulir, nama Nusron juga sempat dikaitkan dengan dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Namun, hingga saat ini belum ada pembuktian resmi mengenai keterlibatannya dalam pusaran kasus pertanahan tersebut.

Lantas, seperti apa rekam jejak dan perjalanan karier dari Menteri ATR/BPN ini? Simak profil lengkapnya berikut ini.

Latar Belakang Pendidikan Nusron Wahid

Mengutip laman kalbar.atrbpn.go.id dan alumniipbpedia.id, Nusron Wahid memiliki rekam jejak akademis yang kuat berbasis keilmuan agama, humaniora, dan ekonomi. Pendidikan dasarnya diawali di MI Miftahut Tholibin Mejobo, MTs Qudsiyyah Kauman Menara Kudus, hingga tamat dari SMA NU Al-Ma’ruf Kudus.

Perjalanan pendidikan tingginya berlanjut ke Universitas Indonesia (UI) hingga meraih gelar Sarjana Sastra (S.S.) dari Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya. Setelah itu, ia memperdalam keahliannya di jenjang pascasarjana dengan meraih gelar Magister Sains (M.Si.) di bidang Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2011.
   

Rekam Jejak Karier dan Kiprah Profesional

Kombinasi ilmu sejarah, ekonomi, serta pengalaman aktivisme menjadi fondasi kuat bagi Nusron dalam meniti karier di dunia jurnalistik, birokrasi, organisasi kemasyarakatan, hingga jajaran menteri.

1. Harian Bisnis Indonesia (1995-1999)

Mengawali karier profesional sebagai wartawan yang mengulas dinamika ekonomi nasional, dunia usaha, dan kebijakan publik.

2. Akademisi dan Peneliti (1995-2002)

Berperan aktif sebagai peneliti di Lembaga Pranata Pembangunan UI serta menjadi staf pengajar di Universitas Indonesia.

3. Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan (2000-2002)

Memasuki sektor pemerintahan sebagai Staf Ahli Kementerian BUMN pada 2000-2001 dan Staf Ahli di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan pada 2001-2002.

4. Organisasi Kepemudaan & Keagamaan (2000-2024)

Memimpin berbagai organisasi strategis, mulai dari Ketua Umum PB PMII pada 2000-2003, Ketua Umum GP Ansor pada 2011-2016, hingga Wakil Ketua Umum PBNU pada 2022-2024.

5. DPR RI (2004-2024)

Terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Partai Golkar selama lima periode berturut-turut, hingga dipercaya menjadi Ketua Pansus Hak Angket Haji DPR RI pada 2024.

6. BNP2TKI (2014-2019)

Mengemban amanah dari Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)

7. Kementerian ATR/BPN (2024-sekarang)

Dilantik secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024 sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional di Kabinet Merah Putih.

Kinerja di Kementerian ATR/BPN dan Isu Terkini

Selama memimpin Kementerian ATR/BPN, Nusron berfokus pada percepatan sertifikasi tanah, penataan administrasi tanah wakaf, serta penindakan tegas tanah terlantar berstatus HGU/HGB untuk dikembalikan kepada negara. Ia juga berkomitmen kuat mendobrak praktik mafia tanah dengan mendorong pembenahan serta evaluasi menyeluruh di internal kementeriannya.

Pengalaman berderet sebagai aktivis, wartawan, birokrat, hingga politikus senior membentuk karakter kepemimpinannya dalam menangani sektor pertanahan nasional. Kini, namanya kembali disorot publik karena ikut disebut dalam persidangan kasus korupsi kuota haji terkait posisinya dulu sebagai Ketua Pansus Haji DPR RI 2024. (Talitha Islamey)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan