BPS mencatat komposisi angkatan kerja pada Mei 2026 terdiri atas 148,19 juta orang penduduk bekerja dan 7,22 juta orang penganggur.
Pengangguran adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang dalam seminggu terakhir tidak
bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan; mempersiapkan usaha baru; sudah diterima bekerja/sudah siap berusaha tetapi belum mulai bekerja/berusaha; atau merasa tidak mungkin
mendapatkan pekerjaan (putus asa).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hasil Sakernas Mei 2026 sebesar 4,65 persen. Hal ini dapat diartikan terdapat sekitar lima orang penganggur dari 100 orang angkatan kerja.
Apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, selama periode November 2025 sampai Mei 2026, distribusi pengangguran menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan didominasi oleh tamatan Sekolah Menengah Atas.
Pada Mei 2026, lulusan SMA yang menganggur mencapai 28,00 persen atau 2.021.600. Kemudian, lulusan SMK juga masih banyak menganggur dengan persentase mencapai 22,39 atau 1.616.558 orang.
Diikuti lulusan SD ke bawah yang menganggur 17,18 persen atau 1.240.196 orang. Selanjutnya, lulusan Sekolah Menengah Pertama dengan jumlah penganggur 15,65 persen atau 1.130.030 orang.
Baca Juga :
Survei Membuktikan: 48,6% Gen Z & Milenial Menganggur dan 'Hopeless', Kita Mesti Ngapain?
Distribusi pengangguran terendah adalah tamatan Diploma I/II/III yaitu sebesar 2,48 persen atau 179.056 orang.
Sementara itu, orang yang bekerja berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan paling tinggi adalah lulusan SD ke bawah mencapai 35,40 persen atau 52.459.260 orang. Lalu, lulusan Sekolah Menengah Atas sebesar 20,72 persen atau 30.701.548 orang.
Selanjutnya lulusan Sekolah Menengah Pertama sebesar 17,58 persen atau 26.051.802 orang. Diikuti lulusan Sekolah Menengah Kejuaruan sebesar 13,12 persen atau 19.443.128 orang.
Lulusan Diploma IV, S1, S2, S3 yang bekerja mencapai 10,75 persen atau 15.930.425 orang. Terakhir lulusan Diploma I/II/III yang bekerja sebesar 2,42 persen atau 3.586.198 orang.
Meski begitu, BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Mei 2026 turun 0,03 persen poin dibandingkan dengan Februari 2026 sebesar 4,68 persen.
Jumlah angkatan kerja Indonesia pada Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang. Dari jumlah tersebut, 148,19 juta orang telah bekerja, sedangkan 7,22 juta orang masih menganggur.
Dibandingkan Februari 2026, jumlah penduduk yang bekerja meningkat sekitar 22 ribu orang. Sementara itu, jumlah pengangguran berkurang 24 ribu orang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda