Unjuk rasa warga Prancis atas kematian guru yang dipenggal oleh ekstremis. Foto: AFP
Unjuk rasa warga Prancis atas kematian guru yang dipenggal oleh ekstremis. Foto: AFP

Usai Pemenggalan Guru, Sayap Kanan Prancis Ingin Usir Muslim

Internasional charlie hebdo prancis Emmanuel Macron
Fajar Nugraha • 19 Oktober 2020 14:16
Paris: Warga Prancis turun ke jalan mengadakan aksi unjuk rasa terkait pembunuhan seorang guru sejarah yang dilakukan oleh pemuda asal Chechnya, Abdullakh Anzorov. Samuel Paty, dipenggal kepalanya karena menunjukkan karikatur Nabi Muhammad kepada murid di kelasnya.
 
Baca: PM Prancis Ikuti Aksi Solidaritas untuk Guru yang Dipenggal.
 
Puluhan ribu orang memenuhi jalanan Kota Paris, Lyon, Marseille, Lille, Strasbourg dan kota-kota lainnya pada Minggu 18 Oktober 2020 sebagai protes atau pembunuhan Jumat 16 Oktober 2020 itu. Mereka memegang spanduk dan meneriakkan dukungan untuk kebebasan berbicara dan pendidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka juga memberi penghormatan kepada Samuel Paty. Kamel Kabtane, seorang tokoh Muslim senior yang merupakan rektor masjid Lyon, mengatakan kepada kantor berita AFP, Paty telah 'melakukan pekerjaannya' dengan cara yang 'hormat'.
 
"Para teroris ini tidak religius tetapi menggunakan agama untuk mengambil alih kekuasaan," kata Kabtane, seperti dikutip AFP, Senin 19 Oktober 2020.
 
Unjuk rasa berlangsung meskipun ada peringatan virus korona nasional, dengan undang-undang jam malam baru mulai berlaku pada Sabtu. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menandai kejutan politik dari kejahatan tersebut.
 
Dia menyebutnya 'serangan pengecut' dan 'serangan teroris Islam' terhadap 'republik dan semua nilainya' Prancis. Macron berbicara hal tersebut di luar sekolah tempat Paty mengajar, di pinggiran kota Paris pada Jumat pagi.
 
"Malam ini saya ingin mengatakan kepada para guru di seluruh Prancis, kita bersama mereka, seluruh bangsa bersama mereka hari ini dan besok. Kita harus melindungi mereka, membela mereka," tegas Macron.
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif