Isu itu menjadi berita terpopuler Internasional Medcom yang diikuti dengan beberapa berita lainnya. Kabar menarik lainnya termasuk, Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi yang enggan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.
Diikuti dengan kabar mengenai pekerja migran Indonesia Parti Liyani, yang tuntutan kompensasinya ditolak oleh Pengadilan Singapura. Berikut selengkapnya mengenai berita terpopuler Internasional Medcom:
1. Sambangi Rusia, Pemimpin Junta Myanmar Komitmen Kerja sama Keamanan
Nikolai Patrushev, Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, dan pemimpin militer Myanmar berkomitmen untuk lebih memperkuat keamanan dan hubungan lain antara kedua negara. Hal ini dicapai pada pertemuan Moskow pada Senin 21 Juni 2021.Pemimpin militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, terbang ke ibu kota Rusia pada Minggu untuk menghadiri konferensi keamanan. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya pada Senin mengatakan Presiden Vladimir Putin tidak akan bertemu Min Aung Hlaing, Interfax melaporkan.
Aktivis hak asasi manusia menuduh Moskow melegitimasi pemerintah militer Myanmar, yang berkuasa dalam kudeta 1 Februari dengan melanjutkan kunjungan bilateral dan kesepakatan senjata.
Kesepakatan apa yang dihasilkan dalam pertemuan itu? Selanjutnya di sini.
2. Presiden Terpilih Iran Enggan Bertemu dengan Joe Biden
Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi mendukung pembicaraan antara Iran dan enam kekuatan dunia untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015. Namun dia dengan tegas menolak pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, bahkan jika Washington menghapus semua sanksi.
Dalam konferensi pers pertamanya sejak dia terpilih pada Jumat, ulama garis keras itu mengatakan prioritas kebijakan luar negerinya adalah meningkatkan hubungan dengan tetangga-tetangga Iran di Teluk Arab, sambil menyerukan saingan regional Iran, Arab Saudi, untuk segera menghentikan intervensinya di Yaman.
Raisi, yang dikenal sebagai seorang kritikus Barat yang keras, akan mengambil alih kekuasaan dari Hassan Rouhani yang lebih pragmatis pada 3 Agustus. Dia akan berkuasa ketika Iran berusaha untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir yang compang-camping dan menyingkirkan sanksi AS yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.
Mengapa Raisi tidak ingin bertemu dengan Biden? Simak di tautan ini.
3. Permohonan Kompensasi Parti Liyani Ditolak Pengadilan Singapura
Permohonan kompensasi Parti Liyani sebesar Rp107,3 juta ditolak Pengadilan Tinggi Singapura pada Senin, 21 Juni 2021. Parti Liyani adalah pekerja migran Indonesia yang sempat dituduh mencuri barang mantan majikannya.Perempuan asal Indonesia ini dibebaskan tahun lalu dari pencurian. Ia dinyatakan bersalah pada Maret 2019 karena mencuri barang berharga milik mantan ketua Grup Bandara Changi, Liew Mun Leong ketika ia bekerja untuknya. Namun tuduhan itu dibatalkan dan Parti dinyatakan tidak bersalah.
Hakim Chan menolak permohonan kompensasinya. "Parti Liyani tidak dapat membuktikan bahwa penuntutan terhadapnya sembrono atau menjengkelkan," kata Hakim Chan, dilansir dari Channel News Asia.
Apa yang menyebabkan penolakan kompensasi itu? Simak di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News