FITNESS & HEALTH

Kok Telinga Tiba-Tiba Bunyi "Nging"? Ini Penyebab yang Jarang Disadari

Yatin Suleha
Rabu 01 Juli 2026 / 14:53
Ringkasnya gini..
  • Tinnitus merupakan salah satu gejala gangguan telinga, yang ditandai dengan munculnya suara tanpa adanya sumber bunyi dari luar.
  • Tinnitus bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang bisa berkaitan dengan berbagai kondisi medis.
  • Penyebabnya, yaitu masalah pada pembuluh darah, gangguan nutrisi, hingga efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.
Jakarta: Pernah mendengar suara dengingan, desisan, atau detakan di telinga padahal tidak ada sumber suara di sekitar? Kondisi ini dikenal sebagai tinnitus atau telinga berdenging. 

Meski sering dianggap sepele dan bisa hilang dengan sendirinya, tinnitus sebenarnya dapat menjadi tanda adanya gangguan pada tubuh, terutama yang berkaitan dengan kesehatan telinga.

Keluhan ini dapat dialami siapa saja, baik hanya sesekali maupun terus-menerus, dengan intensitas suara yang berbeda-beda. 

 

Karena penyebabnya sangat beragam, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini, agar penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

 

Apa itu tinnitus?



(Volume bunyinya bisa sangat pelan maupun cukup keras, serta dapat muncul secara terus-menerus atau hilang timbul, Foto: Dok. Pexels.com)

Dilansir dari Alodokter, tinnitus merupakan salah satu gejala gangguan telinga, yang ditandai dengan munculnya suara tanpa adanya sumber bunyi dari luar. Kondisi ini dapat terjadi pada satu telinga, maupun kedua telinga sekaligus. 

Suara yang terdengar juga beragam, mulai dari dengungan, desisan, detakan, hingga suara menyerupai raungan. Volume bunyinya bisa sangat pelan maupun cukup keras, serta dapat muncul secara terus-menerus atau hilang timbul.

Tinnitus bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang bisa berkaitan dengan berbagai kondisi medis. Penyebabnya dapat berasal dari gangguan pada organ telinga, masalah pada pembuluh darah, gangguan nutrisi, hingga efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu.

 

Gejala yang perlu diwaspadai


Selain suara berdenging, tinnitus juga dapat disertai keluhan lain, tergantung pada penyebabnya. Beberapa orang mengalami penurunan kemampuan mendengar, pusing berputar (vertigo), mual, hingga muntah, seperti yang sering ditemukan pada penyakit Meniere. 

Jika gejala-gejala tersebut muncul bersamaan atau semakin memburuk, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Risiko mengalami tinnitus juga meningkat seiring bertambahnya usia. 

Selain itu, kebiasaan berada di lingkungan dengan suara bising dalam waktu lama, merokok, mengonsumsi alkohol, serta penggunaan obat-obatan tertentu, juga dapat meningkatkan kemungkinan munculnya telinga berdenging.

 

Kapan harus memeriksakan diri?


Untuk mengetahui penyebab pasti tinnitus, pemeriksaan oleh dokter THT sangat dianjurkan. Dokter akan melakukan wawancara mengenai keluhan yang dirasakan, riwayat kesehatan, serta faktor-faktor yang mungkin menjadi pemicunya.

 

Selanjutnya, dokter akan memeriksa kondisi telinga menggunakan alat otoskop, untuk melihat bagian dalam telinga. Bila diperlukan, pemeriksaan pendengaran, juga akan dilakukan guna menilai fungsi pendengaran secara menyeluruh. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter dapat menentukan penyebab tinnitus, sekaligus memberikan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi yang dialami.

Secillia Nur Hafifah

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(TIN)

MOST SEARCH