FITNESS & HEALTH

Real atau Hoax? Minum Kopi Bisa Bikin 'Beser', Ini Penjelasan Dokter

Aulia Putriningtias
Selasa 30 Juni 2026 / 16:11
Ringkasnya gini..
  • Kopi memang memiliki sifat diuretik.
  • Kopi memiliki kemampuan untuk mengiritasi kandung kemih.
  • Teknologi canggih ini memungkinkan dokter mengevaluasi fungsi kandung kemih.
Jakarta: Sobat Medcom, siapa yang suka banget mengonsumsi kopi? Namun, kamu sadar enggak, sih, sering banget buang air kecil atau 'beser' ketika habis minum kopi?

Nah, menurut dr. Fina Widia, SpU(K), FICRS dari Siloam Hospital Asri, kopi memang memiliki sifat diuretik. Hal ini dikarenakan kopi mengandung kafein dan tentunya normal jika selalu merasa ingin buang air kecil.

"Enggak cuma kopi sebenarnya (yang membuat buang air kecil terus); green tea, teh, matcha yang sekarang lagi hits, dan jangan lupa cokelat," papar dr. Fina dalam peluncuran Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic di Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.
 

Kopi sendiri memiliki kemampuan untuk mengiritasi kandung kemih. Jadi, bagi beberapa orang, memang dapat lebih mudah untuk segera ingin buang air kecil, meski jumlah urinenya tidak banyak.

Berbicara mengenai Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic yang baru saja diluncurkan dan masih berhubungan dengan disiplin ilmu urologi, rumah sakit ini menyediakan fasilitas unggulan yang tersedia, yakni Video Urodyamic Studies (VUDS).


Peluncuran Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic. Dok. Aulia/Medcom

Teknologi canggih ini memungkinkan dokter mengevaluasi fungsi kandung kemih dan saluran kemih bawah secara lebih detail dan real-time. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi penyebab gangguan berkemih secara lebih akurat dan dalam.

"Didukung teknologi bedah robotik yang telah tersedia di Siloam Hospital Asri, kini kami mampu menghadirkan layanan yang semakin komprehensif, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, tindakan minimal invansif, hingga operasi riobotik dalam satu layanan terpadu," jelas dr. Fina.

Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, dr. Grace Frelita, MM, menegaskan bahwa peluncuran inimerupakan komitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin komprehensif, terintegrasi, dan berpusat pada pasien.

"Melalui klinik ini, kami ingin memberikan akses terhadap layanan yang lengkap, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, hingga tidakan lanjutan dalam satu tempat," tutup dr. Grace.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)

MOST SEARCH