BEAUTY
Aquatic, Aroma Parfum yang Bikin Terasa Fresh Seharian
A. Firdaus
Selasa 30 Juni 2026 / 16:32
- Ciri paling khas dari parfum aquatic adalah sensasi segar, yang langsung terasa sejak pertama kali disemprotkan.
- Aromanya tidak terasa berlebihan, sehingga nyaman dipakai dalam berbagai kesempatan, tanpa membuat penciuman cepat lelah.
- Parfum dengan aroma aquatic sering dikaitkan dengan kesan rapi, higienis, dan penuh energi.
Jakarta: Belakangan ini parfum dengan aroma aquatic, semakin banyak diminati karena memberikan kesan segar, bersih, dan ringan saat digunakan.
Karakter wanginya terasa menenangkan, tidak berlebihan, serta cocok dipakai dalam berbagai suasana, mulai dari aktivitas sehari-hari, bekerja, hingga liburan di luar ruangan.
Tak heran jika aroma ini sering menjadi pilihan bagi pencinta parfum, yang menginginkan kesan bersih, seperti baru selesai mandi tanpa aroma yang terlalu tajam.
Aquatic sendiri merupakan salah satu kategori aroma parfum, yang identik dengan nuansa laut, angin pantai, udara segar, hingga embusan angin setelah hujan.
Wanginya mampu memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, sehingga sangat cocok digunakan di negara beriklim tropis.
Karakteristik aroma aquatic
Ciri paling khas dari parfum aquatic adalah sensasi segar, yang langsung terasa sejak pertama kali disemprotkan. Wanginya memberikan efek dingin, bersih, dan menenangkan sehingga nyaman digunakan sepanjang hari, terutama saat cuaca sedang panas.

(Wanginya mampu memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, Foto: Dok. Pexels.com)
Dibandingkan aroma gourmand yang manis atau oriental yang cenderung pekat, parfum aquatic memiliki karakter yang lebih ringan. Aromanya tidak terasa berlebihan, sehingga nyaman dipakai dalam berbagai kesempatan, tanpa membuat penciuman cepat lelah.
Parfum dengan aroma aquatic sering dikaitkan dengan kesan rapi, higienis, dan penuh energi. Banyak orang menggambarkan aromanya, seperti tubuh yang baru selesai mandi atau mengenakan pakaian yang baru dicuci.
Untuk menciptakan karakter aquatic, parfum biasanya memadukan berbagai unsur aroma, seperti:
1. Unsur laut (marine), misalnya aroma garam laut, rumput laut, serta nuansa mineral yang menyerupai udara di tepi pantai.
2. Buah dan sayuran yang kaya kandungan air, seperti melon, mentimun, atau lemon, sehingga memberikan kesan segar alami.
3. Aroma ozone yang menyerupai udara pegunungan, atau embusan angin pagi yang bersih dan sejuk.
4. Kombinasi dengan aroma floral, woody, atau mint agar wanginya terasa lebih kompleks, seimbang, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
Karena karakteristiknya yang ringan, bersih, dan menyegarkan, parfum aquatic menjadi salah satu pilihan aroma yang paling fleksibel.
Wanginya mudah disukai banyak orang dan cocok digunakan kapan saja, baik untuk kegiatan santai maupun aktivitas yang lebih formal.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Karakter wanginya terasa menenangkan, tidak berlebihan, serta cocok dipakai dalam berbagai suasana, mulai dari aktivitas sehari-hari, bekerja, hingga liburan di luar ruangan.
Tak heran jika aroma ini sering menjadi pilihan bagi pencinta parfum, yang menginginkan kesan bersih, seperti baru selesai mandi tanpa aroma yang terlalu tajam.
Aquatic sendiri merupakan salah satu kategori aroma parfum, yang identik dengan nuansa laut, angin pantai, udara segar, hingga embusan angin setelah hujan.
Wanginya mampu memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, sehingga sangat cocok digunakan di negara beriklim tropis.
Karakteristik aroma aquatic
1. Kesan segar dan menenangkan
Ciri paling khas dari parfum aquatic adalah sensasi segar, yang langsung terasa sejak pertama kali disemprotkan. Wanginya memberikan efek dingin, bersih, dan menenangkan sehingga nyaman digunakan sepanjang hari, terutama saat cuaca sedang panas.
2. Ringan dan tidak menyengat

(Wanginya mampu memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, Foto: Dok. Pexels.com)
Dibandingkan aroma gourmand yang manis atau oriental yang cenderung pekat, parfum aquatic memiliki karakter yang lebih ringan. Aromanya tidak terasa berlebihan, sehingga nyaman dipakai dalam berbagai kesempatan, tanpa membuat penciuman cepat lelah.
3. Memberikan kesan bersih
Parfum dengan aroma aquatic sering dikaitkan dengan kesan rapi, higienis, dan penuh energi. Banyak orang menggambarkan aromanya, seperti tubuh yang baru selesai mandi atau mengenakan pakaian yang baru dicuci.
4. Perpaduan aroma yang menjadi ciri khas
Untuk menciptakan karakter aquatic, parfum biasanya memadukan berbagai unsur aroma, seperti:
1. Unsur laut (marine), misalnya aroma garam laut, rumput laut, serta nuansa mineral yang menyerupai udara di tepi pantai.
2. Buah dan sayuran yang kaya kandungan air, seperti melon, mentimun, atau lemon, sehingga memberikan kesan segar alami.
3. Aroma ozone yang menyerupai udara pegunungan, atau embusan angin pagi yang bersih dan sejuk.
4. Kombinasi dengan aroma floral, woody, atau mint agar wanginya terasa lebih kompleks, seimbang, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
Karena karakteristiknya yang ringan, bersih, dan menyegarkan, parfum aquatic menjadi salah satu pilihan aroma yang paling fleksibel.
Wanginya mudah disukai banyak orang dan cocok digunakan kapan saja, baik untuk kegiatan santai maupun aktivitas yang lebih formal.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)