FITNESS & HEALTH

Kamu Lagi Hamil dan Nemuin Flek Pink? Ini Waktunya Harus Ke Dokter

Yatin Suleha
Kamis 22 Januari 2026 / 13:13
Jakarta: Saat hamil tubuh wanita mengalami berbagai perubahan hormonal dan fisik yang bisa memengaruhi kesehatan, termasuk munculnya keputihan atau cairan vagina yang berwarna pink.

Keputihan ini biasanya normal, tapi jika warnanya berubah atau disertai gejala lain, itu bisa menjadi tanda adanya masalah yang perlu diperhatikan.

Warna pink sering menunjukkan adanya sedikit darah yang bercampur dengan cairan tersebut yang mungkin terkait dengan kondisi seperti infeksi, masalah plasenta, atau tanda persalinan dini.
 
Penting untuk selalu waspada terhadap perubahan ini karena kehamilan adalah periode yang rentan dan mengenali gejala dini bisa membantu mencegah komplikasi serius bagi ibu dan bayi.

Sampaikan kepada penyedia layanan kesehatan tentang adanya keputihan baru atau perubahan dalam jumlah atau jenis keputihan pada kunjungan berikutnya, kecuali jika mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan – maka hubungi segera.

Cobalah catat seberapa sering mengalami keputihan, seberapa banyak, dan warnanya. 

Meskipun sedikit bercak atau pendarahan ringan umum terjadi, sebaiknya hubungi dokter segera setelah menyadarinya, sebagai langkah pencegahan. 

Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah saat Moms harus segera menghubungi dokter jika mengalami keputihan berwarna pink selama kehamilan.
 

1. Pusing


Gejala ini bisa menunjukkan penurunan tekanan darah atau dehidrasi yang umum selama kehamilan tapi perlu dicek jika disertai keputihan pink untuk memastikan tidak ada masalah seperti perdarahan internal. 
 

2. Nyeri perut atau panggul



(Keputihan pink biasanya terjadi karena darah bercampur lendir. Namun akan lebih baik jika langsung diperiksakan pada dokter kamu. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Nyeri ini mungkin terkait dengan kontraksi dini atau masalah plasenta dan jika muncul bersamaan dengan keputihan pink, bisa menjadi tanda kondisi seperti placental abruption yang memerlukan perhatian segera. 
 

3. Kram seperti menstruasi


Kram ini mirip dengan yang dirasakan saat menstruasi, tapi selama kehamilan bisa menandakan persalinan prematur atau keguguran, terutama jika disertai keputihan berwarna pink. 
 

4. Nyeri bahu


Nyeri di bahu sering dikaitkan dengan iritasi diafragma akibat perdarahan internal, seperti dalam kehamilan ektopik dan perlu dievaluasi cepat jika ada keputihan pink. 
 

5. Mual dan/atau muntah parah


Mual berlebihan bisa menjadi tanda kehamilan molar atau masalah lain dan jika disertai keputihan pink, itu menunjukkan perlunya pemeriksaan untuk memastikan kesehatan ibu. 
 

6. Keluar cairan vagina dengan bau yang kuat


Bau tidak sedap pada cairan vagina sering menandakan infeksi yang bisa meningkatkan risiko komplikasi kehamilan jika tidak diobati, terutama dengan keputihan pink. 
   

7. Perubahan gerakan bayi


Jika bayi terasa kurang aktif atau gerakannya berubah, ini bisa terkait dengan stres pada bayi akibat masalah seperti placental abruption dan perlu dicek segera bersama gejala keputihan pink. 
 

8. Air ketuban pecah


Pecahnya air ketuban adalah tanda persalinan dan jika disertai keputihan pink, itu bisa menunjukkan infeksi atau masalah lain yang memerlukan intervensi medis cepat. 
 

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH