FITNESS & HEALTH
Anti Loyo Saat Ramadan! Ini Tips Biar Tetap Fit
A. Firdaus
Kamis 19 Maret 2026 / 11:41
- Bear Brand berkolaborasi dengan Grab.
- Kebiasaan sederhana seperti memenuhi kebutuhan gizi harian.
- Sahur menjadi sumber energi utama bagi tubuh selama berpuasa.
Jakarta: Menjaga stamina selama menjalani ibadah puasa menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang tetap aktif bekerja dan beraktivitas sepanjang hari. Pemenuhan gizi yang tepat serta pola hidup sehat menjadi kunci agar tubuh tetap bertenaga selama Ramadan.
Sebagai bagian dari inisiatif di bulan suci, Bear Brand berkolaborasi dengan Grab serta lebih dari 900 masjid di Indonesia untuk menyalurkan ratusan ribu produk susu steril kepada masyarakat.
Business Executive Officer Adult Dairy BEAR BRAND, Mirna Tri Handayani, mengatakan kebiasaan sederhana seperti memenuhi kebutuhan gizi harian dapat membantu menjaga kesehatan selama berpuasa.

“Melalui berbagai inisiatif selama Ramadan, kami ingin menghadirkan dukungan nyata agar masyarakat tetap bertenaga dalam menjalani aktivitas sekaligus memaksimalkan ibadah,” ujar Mirna.
Sahur menjadi sumber energi utama bagi tubuh selama berpuasa. Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang, atau oatmeal yang dapat dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga energi lebih lama.
Asupan tersebut sebaiknya dilengkapi dengan protein seperti telur, ayam, atau ikan untuk membantu mempertahankan massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola minum sejak berbuka hingga sahur agar terhindar dari dehidrasi.
Air putih tetap menjadi sumber utama hidrasi. Namun, minuman bergizi juga dapat menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan. Namun, intensitasnya perlu disesuaikan agar tidak menguras energi berlebihan.
Olahraga ringan seperti peregangan, jalan santai, atau bersepeda dapat menjadi pilihan, terutama menjelang berbuka atau setelah salat tarawih.
Perubahan pola aktivitas selama Ramadan seringkali memengaruhi waktu tidur. Kurang tidur dapat berdampak pada konsentrasi dan stamina.
Untuk mengatasinya, masyarakat disarankan tidur lebih awal setelah tarawih atau memanfaatkan waktu istirahat singkat (power nap) selama 15–20 menit di siang hari.
Program pembagian susu ini juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk para pengemudi transportasi online yang tetap bekerja selama Ramadan.
Salah satu pengemudi, Wahyudi, mengaku program tersebut membantu menjaga energi setelah beraktivitas seharian. Hal serupa juga dirasakan oleh jamaah di Masjid Istiqlal yang menerima pembagian susu sebelum melanjutkan ibadah.
Melalui berbagai langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan dan stamina selama Ramadan, sehingga tetap produktif sekaligus dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(FIR)
Sebagai bagian dari inisiatif di bulan suci, Bear Brand berkolaborasi dengan Grab serta lebih dari 900 masjid di Indonesia untuk menyalurkan ratusan ribu produk susu steril kepada masyarakat.
Business Executive Officer Adult Dairy BEAR BRAND, Mirna Tri Handayani, mengatakan kebiasaan sederhana seperti memenuhi kebutuhan gizi harian dapat membantu menjaga kesehatan selama berpuasa.

“Melalui berbagai inisiatif selama Ramadan, kami ingin menghadirkan dukungan nyata agar masyarakat tetap bertenaga dalam menjalani aktivitas sekaligus memaksimalkan ibadah,” ujar Mirna.
Pentingnya Gizi Seimbang saat Sahur
Sahur menjadi sumber energi utama bagi tubuh selama berpuasa. Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang, atau oatmeal yang dapat dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga energi lebih lama.
Asupan tersebut sebaiknya dilengkapi dengan protein seperti telur, ayam, atau ikan untuk membantu mempertahankan massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Jaga Hidrasi Tubuh
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pola minum sejak berbuka hingga sahur agar terhindar dari dehidrasi.
Air putih tetap menjadi sumber utama hidrasi. Namun, minuman bergizi juga dapat menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Tetap Aktif dengan Olahraga Ringan
Aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan. Namun, intensitasnya perlu disesuaikan agar tidak menguras energi berlebihan.
Olahraga ringan seperti peregangan, jalan santai, atau bersepeda dapat menjadi pilihan, terutama menjelang berbuka atau setelah salat tarawih.
Perhatikan Kualitas Tidur
Perubahan pola aktivitas selama Ramadan seringkali memengaruhi waktu tidur. Kurang tidur dapat berdampak pada konsentrasi dan stamina.
Untuk mengatasinya, masyarakat disarankan tidur lebih awal setelah tarawih atau memanfaatkan waktu istirahat singkat (power nap) selama 15–20 menit di siang hari.
Dukungan untuk Masyarakat Aktif
Program pembagian susu ini juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk para pengemudi transportasi online yang tetap bekerja selama Ramadan.
Salah satu pengemudi, Wahyudi, mengaku program tersebut membantu menjaga energi setelah beraktivitas seharian. Hal serupa juga dirasakan oleh jamaah di Masjid Istiqlal yang menerima pembagian susu sebelum melanjutkan ibadah.
Melalui berbagai langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjaga kesehatan dan stamina selama Ramadan, sehingga tetap produktif sekaligus dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIR)