FITNESS & HEALTH

Magical Moment! Intip Evolusi Jantung Janin yang Bikin Kamu Terharu

Yatin Suleha
Senin 23 Maret 2026 / 16:37
Ringkasnya gini..
  • Dari awalnya hanya berupa tabung sederhana, jantung terus mengalami perubahan bentuk dan struktur.
  • Setiap minggu kehamilan membawa perkembangan baru, yang membuat sistem peredaran darah janin semakin sempurna.
  • Ketika bayi lahir dan mengambil napas pertama, terjadi perubahan besar pada sistem peredaran darah.
Jakarta: Perkembangan jantung merupakan salah satu proses paling penting, dalam pertumbuhan janin selama kehamilan. Organ kecil ini mulai terbentuk sangat awal, bahkan ketika ukuran embrio masih sangat kecil. 

Dari awalnya hanya berupa tabung sederhana, jantung terus mengalami perubahan bentuk dan struktur, hingga akhirnya memiliki empat ruang yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. 

Setiap minggu kehamilan membawa perkembangan baru, yang membuat sistem peredaran darah janin semakin sempurna.

Proses ini berlangsung secara bertahap hingga saat kelahiran, ketika jantung bayi mulai bekerja dengan cara yang berbeda, dibandingkan saat masih berada di dalam rahim.
 
Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah tonggak penting perkembangan jantung janin, dari usia 5 minggu hingga saat lahir.
 

- 5 minggu kehamilan


Pada tahap ini, dua tabung jantung telah terbentuk pada embrio. Kedua tabung tersebut kemudian menyatu, sehingga membentuk satu struktur yang mulai berfungsi sebagai jantung awal. 

Darah sudah mulai mengalir melalui tabung tersebut ketika jantung mulai berdetak. Bagian-bagian dari tabung ini nantinya, berkembang menjadi berbagai struktur penting jantung. 

Pada awalnya, darah mengalir menuju bagian bawah jantung, lalu kontraksi jantung mendorong darah naik ke bagian atas tabung.
 

- 6 hingga 7 minggu


Tabung jantung mulai berputar dan melengkung hingga membentuk pola, seperti huruf S. Proses ini penting untuk membentuk empat ruang jantung. 

Bagian bawah tabung bergerak ke arah atas dan belakang, sehingga membentuk dua ruang atas yang disebut atrium. Sementara itu, bagian tengah tabung berkembang menjadi dua ruang bawah yang disebut ventrikel.

Pada fase ini juga mulai terbentuk dinding yang memisahkan jantung menjadi empat ruang. Setiap ruang memiliki jalur masuk dan keluar untuk aliran darah. 

Beberapa kelainan jantung bawaan dapat terjadi, apabila proses pembentukan atau pembelahan ini tidak berlangsung secara normal. Pada usia kehamilan ini, detak jantung janin sering kali sudah dapat terlihat melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG).
 

- 8 minggu



(Si Kecil sudah makin berkembang pada hamil minggu 8 ini ya Moms. Panjangnya sudah mencapai 1,6 cm. Bagian-bagian wajahnya mulai terbentuk seperti mata, mulut dan hidung. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)

Katup yang memisahkan atrium dan ventrikel mulai terbentuk. Katup ini berfungsi untuk mengatur aliran darah, agar bergerak ke arah yang benar di dalam jantung.
 

- 9 minggu


Katup yang menghubungkan ventrikel dengan aorta, serta arteri paru-paru telah terbentuk. Aorta merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah kaya oksigen, dari jantung menuju organ-organ tubuh yang sedang berkembang. Pada tahap ini, empat ruang jantung sudah terbentuk secara lengkap.
 

- 10 hingga 12 minggu


Otak janin mulai mengambil peran dalam mengatur irama detak jantung. Sebelumnya, jantung berdetak secara mandiri tanpa kendali sistem saraf. Pada usia kehamilan ini, detak jantung janin biasanya, sudah dapat didengar menggunakan alat Doppler.
 

- 16 hingga 20 minggu


Bagi kehamilan yang memiliki risiko tinggi, dokter dapat melakukan pemeriksaan echocardiogram janin atau USG komprehensif (USG level II). Pemeriksaan ini bertujuan, untuk mendeteksi kemungkinan adanya masalah pada struktur atau fungsi jantung janin.
 

- 25 minggu


Kapiler, yaitu pembuluh darah terkecil dalam sistem peredaran darah, mulai terbentuk dan terisi oleh darah. Kapiler memiliki peran penting dalam menghubungkan arteri dan vena, sehingga distribusi oksigen dan nutrisi dapat berlangsung dengan baik.

   

Saat kelahiran


Ketika bayi lahir dan mengambil napas pertama, terjadi perubahan besar pada sistem peredaran darah. Bukaan di antara dua atrium yang disebut foramen ovale mulai menutup. 

Selama masa di dalam rahim, bukaan ini memungkinkan darah melewati paru-paru, karena oksigen diperoleh dari plasenta. Pada sebagian besar bayi, bukaan tersebut akan menutup sepenuhnya dalam beberapa bulan setelah lahir.

Selain itu, ductus arteriosus juga menutup saat kelahiran. Saluran ini menghubungkan sirkulasi jantung kanan dengan aorta, sehingga darah beroksigen dapat melewati paru-paru sebelum bayi lahir. 

Setelah napas pertama, tubuh bayi mulai mendapatkan oksigen langsung dari paru-paru, bukan lagi dari plasenta.

Karena sistem peredaran darah bayi berubah setelah lahir, beberapa kelainan jantung bawaan terkadang baru terlihat beberapa jam atau beberapa hari setelah kelahiran. 

Oleh karena itu, dokter anak biasanya melakukan pemeriksaan menyeluruh pada bayi baru lahir, untuk memastikan fungsi jantung berjalan dengan baik.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH