FITNESS & HEALTH

Moderna Kembangkan 2 Vaksin Baru, Salah Satunya untuk Pilek

Mia Vale
Minggu 17 April 2022 / 16:00
Jakarta: Perusahaan bioteknologi Moderna memperluas teknologi mRNA-nya. Pembuat vaksin Spikevax covid-19, sekarang ini sedang mengerjakan dua vaksin lagi: satu untuk melindungi dari SARS-CoV-2, influenza, dan virus pernapasan (RSV). Sedangkan yang satu lagi untuk empat virus korona endemik manusia, yang dapat menyebabkan flu biasa. 

Seperti yag telah dikutip dari laman Health, kedua vaksin tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak penyakit pernapasan terhadap kesehatan masyarakat, terutama di kalangan orang dewasa yang lebih tua.  
 

Manfaat vaksin kombinasi 


Tanpa data penelitian dan pengujian, hampir tidak mungkin untuk mengetahui apa manfaat atau batasan vaksin ini. Dan setiap spesifikasi mengenai kedua vaksin - seperti apa bentuknya, seberapa sering orang perlu mendapatkannya, seberapa efektif vaksin itu - semuanya akan bergantung pada hasil pengujian selama studi dan uji klinis. 


vaksin moderna
(Chandra Shekhar Bakshi, DVM, PhD, profesor mikrobiologi dan imunologi di New York Medical College, mengatakan menggulirkan vaksin RSV menjadi vaksin rangkap tiga, yang dimaksudkan untuk melindungi dari flu dan covid-19, akan memberikan perlindungan virus yang lebih besar bagi lebih banyak orang. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Mengenai RSV, yang saat ini belum ada vaksinnya, tentu vaksin yang aman tidak hanya sangat dibutuhkan, tetapi juga diperlukan, Chandra Shekhar Bakshi, DVM, PhD, profesor mikrobiologi dan imunologi di New York Medical College, mengatakan kepada Health. 

Ia menambahkan bahwa menggulirkan vaksin RSV menjadi vaksin rangkap tiga, yang dimaksudkan untuk melindungi dari flu dan covid-19, akan memberikan perlindungan virus yang lebih besar bagi lebih banyak orang. 

Vaksin kombinasi, yang melindungi dari berbagai penyakit melalui suntikan yang lebih sedikit, memberikan manfaat bagi pasien dan perawat, menurut CDC. 

Vaksin ini dapat berarti lebih sedikit kunjungan dokter, lebih sedikit rasa sakit atau tidak nyaman, lebih terjangkau, dan yang paling penting lebih sedikit penundaan dalam perlindungan terhadap penyakit. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak ada vaksin yang menawarkan perlindungan 100 persen terhadap penyakit apa pun. 

Menurut Bakshi, ada batasan tertentu dari vaksin mRNA, seperti durasi kekebalan yang singkat yang mengakibatkan kebutuhan akan booster berulang. Dan sementara vaksin mRNA untuk covid-19 telah terbukti aman dan efektif. 

"Namun begitu, efek samping dari vaksin tentu ada, dan kadang ini yang menyebabkan keraguan terhadap keamanan vaksin tersebut," pungkas Bakshi. 

(TIN)

MOST SEARCH