FITNESS & HEALTH

Sunburn pada Balita Bukan Hal Sepele, Ini Alasannya!

A. Firdaus
Selasa 17 Maret 2026 / 13:08
Ringkasnya gini..
  • Luka bakar matahari juga dapat menimbulkan masalah kesehatan lain.
  • Tanda-tanda Sunburn matahari tidak selalu muncul secara langsung.
  • Kulit bayi dan balita masih sangat tipis dan sensitif.
Jakarta: Kulit bayi dan balita masih sangat tipis dan sensitif, dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, paparan sinar matahari bisa lebih cepat menimbulkan iritasi, bahkan luka bakar pada kulit mereka. 

Banyak orang tidak menyadari bahwa kulit anak kecil, dapat terbakar hanya dalam waktu singkat ketika berada di bawah sinar matahari. Bahkan pada hari yang terlihat mendung atau tidak terlalu panas, sinar ultraviolet tetap bisa menembus awan dan merusak kulit.

Bayi dan balita dapat mengalami luka bakar matahari hanya dalam waktu 10 hingga 15 menit, setelah terkena sinar matahari langsung. Risiko ini bisa terjadi kapan saja, tidak hanya saat cuaca sangat terik. 
 
Anak dengan warna kulit yang lebih gelap memang memiliki perlindungan alami, yang sedikit lebih tinggi terhadap sinar matahari, tetapi tetap bisa mengalami luka bakar, hanya saja prosesnya biasanya berlangsung sedikit lebih lama.

Selain menyebabkan kemerahan pada kulit, luka bakar matahari juga dapat menimbulkan masalah kesehatan lain. Jika kondisi luka bakar cukup parah, anak bisa mengalami dehidrasi karena tubuh kehilangan cairan.

Paparan panas yang terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko kelelahan akibat panas (heat exhaustion), atau bahkan stroke panas (heat stroke), yang merupakan kondisi darurat dan memerlukan perhatian medis.

Dilansir dari BanyCenter, seperti jenis luka bakar lainnya, luka bakar matahari pada anak juga memiliki beberapa tingkat keparahan, yaitu:
 

1. Luka bakar derajat pertama


Luka bakar ini biasanya menyebabkan kulit menjadi merah, terasa hangat, sedikit bengkak, dan menimbulkan rasa nyeri atau perih. Kondisi ini termasuk yang paling ringan, dan umumnya dapat membaik dalam waktu sekitar dua hingga lima hari.
 

2. Luka bakar derajat kedua


Luka bakar pada tingkat ini lebih serius dan biasanya terasa lebih menyakitkan. Gejalanya dapat berupa kemerahan yang lebih parah, pembengkakan yang lebih jelas, serta munculnya lepuhan atau gelembung pada kulit. Proses penyembuhannya juga lebih lama, dan bisa berlangsung hingga beberapa minggu.

Perlu diketahui bahwa tanda-tanda luka bakar matahari tidak selalu muncul secara langsung, setelah anak berada di bawah sinar matahari. Dalam banyak kasus, kemerahan dan rasa sakit pada kulit baru terlihat, beberapa jam setelah anak berada di dalam ruangan. 

Oleh karena itu, penting untuk tetap memperhatikan kondisi kulit anak setelah beraktivitas di luar ruangan, meskipun pada awalnya tidak terlihat adanya tanda luka bakar.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH