FITNESS & HEALTH

Deviate Route, Pengalaman Lari Urban 5K yang Beda dari Road Race Biasa

A. Firdaus
Kamis 14 Mei 2026 / 15:12
Ringkasnya gini..
  • Deviate Route mengajak peserta menghadapi rute urban yang dinamis dan penuh tantangan.
  • Seluruh segmen dirancang untuk menguji adaptasi, strategi, dan kontrol ritme para pelari.
  • Event ini menjadi bagian dari kampanye peluncuran PUMA Deviate 4.
Jakarta: PUMA kembali menghadirkan pengalaman lari unik bagi komunitas dan pencinta running melalui Deviate Route, sebuah urban running challenge 5K yang dirancang melampaui konsep road race konvensional.

Tak sekadar berlari mengejar pace, Deviate Route mengajak peserta menghadapi rute urban yang dinamis dan penuh tantangan. Mulai dari melewati gang sempit, tanjakan tangga, hingga sprint di jalur terbuka, seluruh segmen dirancang untuk menguji adaptasi, strategi, dan kontrol ritme para pelari.

Event ini menjadi bagian dari kampanye peluncuran PUMA Deviate 4, sepatu lari terbaru PUMA yang difokuskan untuk speed training dan race day.
Teamhead Marketing PUMA Indonesia, Rachmat B. Trilaksono, mengatakan tren lari saat ini tidak lagi hanya soal catatan waktu, tetapi juga pengalaman yang memberi tantangan baru bagi pelari.

“Melalui Deviate Route, kami ingin menunjukkan bahwa berlari cepat bukan hanya soal angka di pace, tapi juga tentang bagaimana pelari berani menghadapi rute yang tidak biasa dan terus mencari tantangan baru,” ujar Rachmat.

Ia menambahkan, spirit utama dari Deviate 4 adalah mendorong pelari keluar dari comfort route dan menemukan keseruan baru dalam pengalaman berlari yang tidak terduga.

Rute Deviate Route sendiri mengambil jalur 5K di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Lintasan dimulai dari Jalan Lauser, melewati Barito, Melawai Raya, Pattimura, Sisingamangaraja, lalu kembali lagi ke titik awal.

Peserta yang terdiri dari komunitas lari dan jurnalis dapat memilih dua format lomba, yakni Individual Race dan Community Relay Race. Format individu memberi ruang eksplorasi performa personal, sementara relay komunitas menghadirkan unsur strategi dan kekompakan tim.

Seluruh peserta juga diwajibkan merekam jalur lari menggunakan aplikasi Strava untuk kebutuhan pelacakan hasil.

Aktor sekaligus sport enthusiast Ibnu Jamil turut membagikan pengalamannya mengikuti Deviate Route. Menurutnya, konsep rute yang dinamis membuat pengalaman lari terasa lebih seru dibanding road race pada umumnya.

“Justru tantangan seperti ini yang bikin saya lebih excited, karena setiap segmen terasa seperti mengajak kita untuk terus berkembang dan keluar dari kebiasaan saat latihan atau race,” kata Ibnu Jamil.

Selain menghadirkan pengalaman urban running challenge, peserta juga berkesempatan mencoba langsung performa PUMA Deviate 4. Sepatu ini dirancang ringan dan responsif dengan kombinasi bantalan empuk, efisiensi dorongan, serta stabilitas untuk mendukung performa di berbagai kondisi lintasan.

Dari sisi spesifikasi, Deviate 4 memiliki tinggi stack 38 mm/30 mm, drop 8 mm, dan berat sekitar 250 gram. Sepatu ini dibanderol dengan harga Rp2.599.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH