FAMILY

Bukan Cuma Main, Ini Cara Asah Kekuatan Tangan Anak

A. Firdaus
Jumat 03 April 2026 / 12:15
Ringkasnya gini..
  • Pentingnya lingkungan bermain yang mendukung eksplorasi.
  • Perkembangan genggaman pensil dan kekuatan tangan bisa meningkat dengan cepat.
  • Kemampuan motorik halus bisa berkembang lebih optimal.
Jakarta: Kekuatan tangan dan jari merupakan bagian penting dalam perkembangan anak, terutama untuk mendukung kemampuan menulis, menggambar, dan berbagai aktivitas sehari-hari. 

Banyak orang mengira, keterampilan ini akan berkembang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Padahal, stimulasi yang tepat sangat berpengaruh dalam prosesnya. 

Aktivitas sederhana seperti bermain, meronce, atau memegang benda kecil ternyata memiliki peran besar dalam melatih otot-otot kecil di tangan. 
Dengan memberikan kesempatan anak untuk banyak bereksplorasi menggunakan tangan, kemampuan motorik halus bisa berkembang lebih optimal, sekaligus membantu anak lebih siap menghadapi kegiatan belajar di sekolah.

Menurut Kirsten Horton, asisten direktur penerimaan sekolah dasar di sebuah sekolah swasta PK-12 di Raleigh, North Carolina, perkembangan genggaman pensil dan kekuatan tangan bisa meningkat dengan cepat, jika anak sering terlibat dalam aktivitas yang tepat. Ia menekankan pentingnya lingkungan bermain yang mendukung eksplorasi. 

“Ketika kita merancang ruang yang mendorong eksplorasi langsung, seperti balok, bahan seni, atau permainan sensorik, kita tidak hanya membuat anak-anak sibuk. Kita sedang membangun fondasi fisik untuk belajar,” katanya.

Dilansir dari Parents, berikut adalah beberapa aktivitas sederhana, yang bisa membantu meningkatkan kekuatan tangan dan jari:
 

1. Bermain adonan atau tanah liat


Kegiatan seperti meremas, menggulung, dan mencubit adonan, membantu melatih otot tangan dan jari agar lebih kuat.
 

2. Latihan menggunting


Menggunting mengikuti pola atau garis, dapat memperkuat otot jari yang penting untuk aktivitas menulis.
 

3. Rutin mewarnai dan menggambar


Menggunakan krayon atau spidol setiap hari, membantu meningkatkan daya tahan tangan saat melakukan aktivitas menulis.
 

4. Meronce manik-manik atau benang


Aktivitas ini melatih koordinasi mata dan tangan mengambil benda kecil dengan alat bantu, seperti penjepit dapat membantu memperkuat otot jari dan meningkatkan ketelitian.
 

5. Menyusun balok kecil atau Lego


Permainan ini membantu melatih kekuatan jari, sekaligus ketepatan dalam mengatur benda kecil.
 

6. Menggunakan alat tulis pendek dan tebal


Pensil atau krayon yang lebih pendek dan tebal, membantu anak lebih mudah membentuk genggaman yang benar secara alami.

Horton juga menekankan bahwa hal paling penting, yaitu memberi kesempatan anak untuk aktif menggunakan tangan dalam aktivitas sehari-hari. 

“Hal terpenting yang dapat dilakukan orang tua hanyalah memastikan anak-anak mereka, menghabiskan banyak waktu menggunakan tangan mereka,” kata Horton. 

“Perkembangan motorik halus tumbuh melalui permainan sehari-hari. Sebelum anak-anak bisa menjadi penulis yang handal, mereka perlu menjadi pembangun, pemotong, penggambar, dan pembuat yang handal terlebih dahulu,” pungkasnya.

Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH